Bertahun-Tahun Warga Dusun Banjarsari Bersama Keluarga Hadi Purwanto Kirim Doa di Makam Mbah Sentono

MOJOKERTO, mediabrantas.id  – Ini capaian yang luar biasa, sebab, sudah setahun lebih, Warga Banjarsari dibawah Koordinator dan Penanggung jawab Hadi Purwanto, ST, SH, MH, Seorang Tokoh Muda  Pejuang Keadilan Rakyat ini  secara Istiqomah setiap akhir bulan selalu mengelar Khotmil Quran dan Kirim Doa kepada para leluhur di makam Dusun Banjarsari,  Minggu siang, ( 01/6/2025).

Sementara itu dalam sambutannya Penasehat Kegiatan, Ustad Mukid menerangkan, bahwa  pada bulan kemarin ada sumbangan kanopi makam dari Mas Hadi Purwanto yang akrab disapa Hadi Gerung ini.

https://mediabrantas.id/wp-content/uploads/2025/12/Dinas-Pertanian-dan-Pangan-Kabupaten-Trenggalek.jpg
Hadi Purwanto (Kaos hitam) penanggung jawab kegiatan kirim doa bersama tokoh masyarakat Dusun Banjarsari

Selain itu kata Ustadz Mukid,  di bulan ini  Hadi Gerung ini melakukan  progres lagi yang bisa dinikmati masyarakat umum, karena telah dipasang 14 titik lampu penerangan jalan sampai dusun Kesamben. ‘ Ini hasil jerih payah kita bersama. Hasil jerih payah dari Bapak Hadi Purwanto. Dan untuk perawatan dan seterusnya diserahkan kepada Dusun Banjarsari,” kata Ustadz Mukid.

Baca Juga:  Keluarga Hadi Purwanto Selalu Istiqomah Tiap Akhir Bulan Gelar Sholawatan dan Kirim Do’a untuk Leluhur

Dilain pihak Penanggung Jawab Kegiatan, Hadi Gerung yang dikenal sebagai Aktivis dan pengiat Sosial ini kepada para wartawan, dirinya berharap. ” Semoga khotmil quran di makam  Dusun Banjarsari bisa terus lestari, dengan dengan niat ikhlas bersama -sama menjaga aset makam umum Dusun Banjarsari dan terus mengadakan kegiatan positif di makam Mbah Sentono Dusun Banjarsari ini.

Dalam ceramahnya K.H. Mathori Hasan, yang menjabat sebagai Penasehat Jemaah, K.H. Mathori Hasan menerangkan bahwa yang bisa menjawab pertanyaan di amal kubur itu adalah amal ibadah. ” Semoga saat di alam kubur nanti kita semua bisa menjawab saya bersaksi tiada tuhan selain Allah dan saya bersaksi Nabi Muhammad itu utusan Allah. Mari kita tiru sifat Nabi Muhammad untuk welas asih kepada semua orang. Ini mencakup rasa empati, kepedulian, dan keinginan untuk membantu meringankan penderitaan orang lain,” kata Kyai Mathori Hasan saat memberikan petuahnya.

Baca Juga:  Hadi Purwanto Istiqomah Gelar Istighosah Bersama Group Sholawat Al Haddad Djawa Dwipa

Dan, acara rutin setiap akhir bulan  di Makam Mbah Sentono  Dusun Banjarsari ini diakhiri dengan Doa bersama dan ramah tamah, makan tumpeng bersama dengan penuh Barokah. (Kartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *