Jelang Idul Fitri 1444 H, Kepala Desa Joho Bagikan Bingkisan

MADIUN, mediabrantas.id– Dalam rangka menjelang hari raya lebaran 1444 H dan juga mencari berkah dibulan suci ramadhan ini, Pemerintah Desa Joho, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun membagikan bingkisan kepada lembaga Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, anak yatim piatu, dibalai Desa Joho, Jum’at 14 April 2023.

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Joho diikuti oleh Pemdes Joho, Perangkat Desa, Anggota BPD, Ketua RT, Ketua RW, Linmas, dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh kampung pesilat dan anak yatim piatu.

https://mediabrantas.id/wp-content/uploads/2025/12/Dinas-Pertanian-dan-Pangan-Kabupaten-Trenggalek.jpg
Kepala Desa Joho, Aris Mulyono saat memberi sambutan

Mereka yang mendapatkan bingkisan dari Pemdes Desa Joho tersebut diharapkan turut pula membantu menjaga dan mengkondisikan warganya agar tetap merasa aman dan nyaman.

Diketahui sebanyak 120 undangan orang menerima bantuan berupa bingkisan tersebut.

“Semoga bingkisan ini dapat menjadi berkah dan bermanfaat bagi yang menerimanya” Ujar Kepala Desa Joho, Aris Mulyono, Jum’at 14 April 2023.

Kepala Desa Joho, Aris Mulyono menambahkan kita memberi bantuan semua Mbah Yai -Yai mushola maupun masjid, tokoh masyarakat, anak yatim piatu, undangan Desa yang jumlahnya 120 orang, momen ini tiap tahun, kalau tahun kemarin tokoh masyarakat dan lembaga, kalau tahun ini ada anak yatim piatu. Kegiatan ini kita kolaborasi sama perangkat Desa untuk mengadakan acara ini.

Baca Juga:  Mantan Kades di Sampang Kena OTT KPK

“Setiap tahun kita berharap bisa berjalan, harapanya kedepan kita mengambil barokahnya, momen puasa, serta menjelang lebaran, kita berharap memberi sedikit bingkisan, semoga apa yang kita berikan bisa bermanfaat bagi masyarakat kita, kita minta do’a- do’a mereka yang menerima bantuan, semoga kita kedepan pemerintah desa bisa berjalan lancar, aman, selamat dan barokah,” pinta Kepala Desa Joho.

Tokoh Masyarakat dan anak yatim piatu saat terima bingkisan.

Menurut Aris Mulyono, dengan momen ini, kita memberitahukan kepada mereka semua kegiatan didesa didahului pra Musdus dan Musdus kadang mungkin yang ikut masyarakat tahu, ada belum pernah ikut tidak tahu, jadi beranggapan pembangunan di Desa mengusulkan langsung dilaksanakan, padahal kan tidak, melalui perencanaan, pra musdus dan musdus,” terang Aris Mulyono.

Ia berharap mereka menyampaikan lebih luas supaya mereka tahu pengelolaan anggaran di Desa tidak mereka bayangkan. Kita mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa pada tahun ini sudah melaksanakan pekerjaan infrastruktur.

Baca Juga:  Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Program Bantuan Pangan Menekan Angka Penurunan Stunting

“Karena saya berharap mereka yang mengawasi, apa yang dikerjakan, termasuk pisik-pisik infrastruktur pemerintah desa kerjakan mereka ikut mengawasi, termasuk saya tekan, jadi minta infrastruktur jangan minta tok, yang harus dipikirkan setelah kita mengerjakan infrastruktur tersebut yang kita pikirkan pemeliharaannya jangka terus tidak ada batas waktunya, biar infrastruktur di Desa Joho awet, mereka juga ikut menjaga,” terang Aris Mulyono.

Lebih lanjut, Kepala Desa Joho berusaha untuk terbuka kepada mereka, biar tidak ada mis komunikasi antara Pemerintah Desa dengan masyarakat.

“Caranya salah satunya adalah tokoh-tokoh merupakan kepanjangan kita untuk menyampaikan informasi- informasi yang mungkin belum paham dan belum tahu,” terangnya.

Sementara itu, Sekertaris Joho, Dwi Cahyono menambahkan disini kelompok- kelompok agama beda sama tokoh perguruan silat, yang jelas kegiatan ini untuk kerukunan yang poinnya untuk menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H, yang dihadirkan semua unsur pemerintah, semua perangkat, tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, anak yatim piatu pokoknya pioner- pioner tokoh masyarakat kita hadirkan.

Baca Juga:  Antox NasDem Cetak Warga Kulon Kali Jadi Wirausahawan

“Di Desa Joho kampung pesilat ada 3 antara lain Persaudaraan Setia Hati Terate ( PSHT), Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo ( PSHTMW) dan Persinas ASAD, Alhamdulillah di Desa Joho aman dan rukun, untuk undangan 120. orang, RT ada 18, RW ada 4, sedangkan Desa Joho ada 3 Dusun antara lain Dusun Joho Wilis, Dusun Kawongan, Dusun Krangen Werong, jumlah penduduk 3136 jiwa, ” ungkapnya. (Sugeng Rudianto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *