Kapolres Sampang Pimpin Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Mudik Lebaran

SAMPANG, mediabrantas.id – Kepolisian Resor (Polres) Sampang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Mapolres Sampang, Rabu (11/03/2026) sore.

Apel dipimpin langsung Kapolres Sampang, AKBP Hartono, S.Pd., M.M. dan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Sampang, kepala OPD terkait, serta perwakilan berbagai instansi dan organisasi mitra kepolisian seperti Pertamina Cabang Sampang, Jasa Raharja, Orari, Senkom, Tagana, hingga Pramuka Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Sampang.

Ratusan personel gabungan turut mengikuti apel tersebut. Mereka berasal dari unsur TNI–Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Damkar, Tagana, Senkom, Orari, serta anggota Pramuka Saka Bhayangkara yang nantinya akan dilibatkan dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Sampang membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Ia menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan tahapan akhir untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana prasarana sebelum Operasi Ketupat Semeru dilaksanakan.

Baca Juga:  Siswi SD di Kedungdung Meninggal Tenggelam di Kanal Sungai Kemuning

Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Menurut Kapolri, sinergitas antarinstansi sangat penting guna menciptakan situasi mudik yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri.

Selain itu, Kapolri juga menyoroti dinamika situasi global yang berpotensi berdampak terhadap kondisi ekonomi nasional, termasuk gejolak harga energi dunia akibat konflik di Timur Tengah. Meski demikian, pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan di seluruh Indonesia. Dalam operasi tersebut juga disiapkan ribuan Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), serta Pos Terpadu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain fokus pada pengamanan arus mudik dan balik, aparat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat yang diprediksi masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa.

Baca Juga:  Tim Investigasi GKS Soroti Operator DD di Sampang

Kapolri juga mengingatkan jajarannya untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar hingga potensi konflik antar kelompok.

Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Hartono kepada awak media menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 271 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Sampang, serta berbagai mitra kamtibmas.

“Personel tersebut akan disiagakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, jajaran Polres Sampang akan melaksanakan patroli Harkamtibmas selama 24 jam penuh mulai 13 hingga 25 Maret guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polres Sampang.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Sampang juga telah mendirikan lima pos operasi yang terdiri dari tiga Pos Pengamanan, satu Pos Pelayanan, dan satu Pos Terpadu di sejumlah titik strategis.

Baca Juga:  Mojosari Jadi Kandidat Ibu Kota Baru, Pemkab Mojokerto Gelar Konsultasi Publik

Pengamanan juga difokuskan pada lokasi-lokasi yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat, seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, serta terminal.

Kapolres berharap masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing selama masa mudik dan perayaan Lebaran.

“Apabila masyarakat menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan call center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” pungkasnya. (Hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *