Polres Sampang Bangun Komunikasi Terbuka Lewat Ngobrol Santai Bersama Jurnalis

SAMPANG, mediabrantas.id Suasana santai namun penuh makna terlihat di Mapolres Sampang, Rabu malam (4/2). Puluhan jurnalis dari berbagai media cetak dan online berkumpul bersama jajaran kepolisian dalam agenda “ngopi bareng” yang digelar di aula belakang Mapolres.

Kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan informal, melainkan ruang dialog terbuka antara kepolisian dan insan pers untuk memperkuat kolaborasi serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

https://mediabrantas.id/wp-content/uploads/2025/12/Dinas-Pertanian-dan-Pangan-Kabupaten-Trenggalek.jpg

Kapolres Sampang AKBP Hartono, S.Pd., M.M., hadir langsung bersama pejabat utama (PJU) dan para kapolsek se-Kabupaten Sampang. Di awal acara, Kapolres memperkenalkan sejumlah pejabat baru, termasuk Kasatreskrim, Kasatnarkoba, dan Kasatlantas, sebagai bentuk transparansi kepada publik melalui media.

Dalam sambutannya, AKBP Hartono menegaskan bahwa kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan informasi dari masyarakat dan media. Ia bahkan membuka ruang kritik sebagai bagian dari kontrol sosial.

Baca Juga:  Tidak Ada yang Kebal Hukum ! Sat Narkoba Polres Simalungun Gulung Bandar Sabu

“Polisi itu ada dua peran, menerima laporan dan membuat laporan. Karena itu kami butuh informasi yang benar dari rekan-rekan wartawan,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan baik dengan media akan membantu penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus mencegah kesalahpahaman terhadap kinerja kepolisian.

Diskusi berlangsung hangat. Salah satu wartawan, Hary dari Regamedia.com, mengusulkan agar kegiatan serupa digelar rutin di tingkat polsek minimal sebulan sekali. Tujuannya agar komunikasi tidak hanya terpusat di polres, tetapi juga menyentuh wilayah kecamatan.

Usulan tersebut langsung mendapat respon positif dari Kapolres. Ia menegaskan para kapolsek harus aktif menjalin komunikasi dengan wartawan di wilayah tugasnya melalui pertemuan santai yang menyesuaikan domisili awak media.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal membangun hubungan yang lebih transparan dan kolaboratif antara kepolisian dan pers. Dengan komunikasi yang terjalin baik, pelayanan publik dan penegakan hukum di Kabupaten Sampang diharapkan semakin efektif serta dipercaya masyarakat. (Hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *