JOMBANG, mediabrantas.id – Komitmen meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat terus diwujudkan oleh Puskesmas Mojoagung. Fasilitas kesehatan yang terletak di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, ini kini menghadirkan layanan baru berupa Poli Fisioterapi dan Poli Mata. Kehadiran dua poli tersebut diharapkan dapat memberikan solusi medis yang lebih lengkap, mudah dijangkau, dan terjangkau bagi masyarakat.
Ruang Poli Fisioterapi resmi beroperasi pada 1 September 2025 dan langsung menarik perhatian pasien yang membutuhkan penanganan gangguan fungsi fisik, nyeri otot, serta masalah mobilitas. Selama ini, layanan fisioterapi hanya tersedia di rumah sakit besar yang jaraknya cukup jauh. Dengan adanya poli baru ini, masyarakat Mojoagung dan sekitarnya kini dapat mengakses terapi modern tanpa harus keluar kota.
Salah satu layanan unggulan di Poli Fisioterapi adalah penggunaan alat terapi infrared. Terapi ini mampu memberikan efek panas yang berfungsi untuk merelaksasi otot, melancarkan peredaran darah, serta membantu mengurangi nyeri.
Dokter Puskesmas Mojoagung, dr. Novida Ana Arista, menjelaskan bahwa pemberian terapi infrared disesuaikan dengan kondisi pasien.
“Rata-rata pasien mendapatkan terapi infrared dua kali dalam seminggu dengan durasi sekitar 15 menit. Setelah itu, kami lakukan evaluasi untuk memantau perkembangan pasien,” ungkapnya, Kamis (11/09/2025).
Tak hanya itu, pasien juga diberikan edukasi latihan peregangan otot sederhana agar bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Langkah ini bertujuan agar pengobatan tidak hanya berhenti di ruang fisioterapi, tetapi berkesinambungan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan latihan mandiri, pasien bisa menjaga kondisi tubuhnya sehingga proses pemulihan lebih cepat dan optimal,” imbuh dr. Novida.
Sebelum hadirnya Poli Fisioterapi, Puskesmas Mojoagung juga telah membuka Poli Mata, yang menjadi salah satu layanan favorit pasien. Poli ini beroperasi setiap hari Selasa dan Rabu, melayani pasien dengan keluhan gangguan penglihatan maupun sakit mata.
“Di poli mata, kami melakukan pemeriksaan refraksi untuk menentukan kebutuhan kacamata. Jika pasien menggunakan BPJS, maka akan kami rujuk ke dokter spesialis mata. Sedangkan pasien tanpa jaminan kesehatan bisa kami arahkan ke optik atau spesialis mata untuk mendapatkan resep,” jelas dr. Novida.
Poli Mata mendapat sambutan positif, terutama dari kalangan pelajar dan pekerja yang sering mengalami masalah mata akibat aktivitas sehari-hari. Dengan layanan ini, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan awal secara cepat tanpa harus menunggu lama di rumah sakit.
Kepala Puskesmas Mojoagung menegaskan bahwa hadirnya berbagai poli baru merupakan wujud nyata dari transformasi pelayanan kesehatan primer. Puskesmas tidak hanya berfungsi sebagai tempat berobat, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pencegahan, dan pengendalian penyakit.
“Dengan adanya Poli Fisioterapi dan Poli Mata, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih dekat, mudah, dan murah. Kami akan terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat semakin percaya dan nyaman berobat di Puskesmas Mojoagung,” ujarnya.
Masyarakat sekitar pun menyambut baik inovasi ini. Beberapa pasien mengaku terbantu dengan adanya layanan baru tersebut. Mereka tidak lagi harus jauh-jauh ke rumah sakit kabupaten hanya untuk mendapatkan terapi atau pemeriksaan mata.
Puskesmas Mojoagung sendiri merupakan salah satu puskesmas dengan kunjungan pasien cukup tinggi di Kabupaten Jombang. Setiap harinya, ratusan orang datang untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan. Dengan tambahan poli baru, beban rumah sakit rujukan dapat berkurang karena keluhan pasien bisa ditangani lebih awal di tingkat puskesmas.
Ke depan, Puskesmas Mojoagung berencana memperluas layanan dengan menambah sarana dan prasarana lain yang dibutuhkan masyarakat. Fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan.
“Harapan kami, dengan inovasi ini, masyarakat Mojoagung tidak hanya mendapatkan pengobatan, tetapi juga edukasi kesehatan. Semoga pelayanan kami semakin maksimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” pungkas dr. Novida. (Budi Tanoto)






