KEDIRI, mediabrantas.id – Sebagai Anggota Satlantas Polres Kediri, Aipda Endra Prasetya Wibowo tidak hanya bertugas di jajaran kepolisian, tetapi juga menekuni wirausahawan sebagai peternak Kambing Etawa sejak tahun 2020 lalu.
Selain berternak, Aipda Endra Prasetya Wibowo juga mengelola lahan persawahan miliknya dengan menanami buah nanas dan sayur mayur serta kebutuhan pokok lainya, dengan memberi lapangan pekerjaan dan kesempatan belajar bertani dan berternak buat warga sekitar.
Berdomisili di wilayah terpencil, di lereng Gunung Kelud Kabupaten Kediri, tepatnya di Dusun Nanas, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, tidak menyurutkan Aipda Endra Prasetya Wibowo untuk berwirausaha sebagai peternak dan bertani.
Aipda Endra Prasetya Wibowo dikenal dengan inisiatifnya membina peternakan rakyat. Ia juga membantu warga sekitar secara ekonomi melalui pembinaan peternakan Kambing Etawa.
“Kambing Etawa sangat bernilai tinggi, karena merupakan hewan dwiguna (susu dan daging). Produksi susu perah setiap ekor Kambing Etawa per hari dapat mencapai 1-2 liter. Dengan potensi jaringan penjualan ke pabrik susu, kami fokus membantu warga yang tidak bekerja, terutama usia 50 ke atas, agar produktif kembali melalui ketahanan pangan,” katanya.
Pria yang akrab disapa Pak Mayor ini juga menggerakkan sektor ekonomi turunan, seperti pakan ternak, jasa perawatan, hingga perdagangan hewan ternak.
“Permasalahan yang kerap dialami oleh para pembudidaya Kambing Etawa, adalah cara pemasaran. Tapi saat ini pemasaran sebenarnya sudah sangat mudah dengan menggunakan media sosial,” ungkapnya.
Tidak hanya mengejar profit, ia juga selalu berbagi kebahagiaan dengan membagikan hasil susu Kambing Etawanya kepada warga sekitar dan mereka yang membutuhkan. Susu Kambing Etawa popularitasnya kian meningkat, terutama di kalangan masyarakat yang mencari alternatif susu sapi.
“Banyak penelitian menyebutkan, bahwa Susu Kambing Etawa memiliki kandungan gizi hampir setara dengan ASI, dapat meningkatkan kesehatan tulang (mencegah osteoporosis), mendukung pencernaan, meningkatkan imunitas, serta menjaga kesehatan jantung. sehingga layak menjadi pilihan nutrisi harian,” ulasnya.
Kegiatan berwirausaha ini memberikan dampak positif bagi warga sekitar dan contoh nyata, bahwa polisi bisa produktif dan mandiri secara ekonomi, sekaligus menjadi motivator bagi petani atau peternak lain di desanya. Setiap pagi maupun sore selepas bertugas, dia selalu mencari pakan hewan di hutan dekat rumahnya. Sembari merumput, Aipda Endra Prasetya Wibowo sering berbagi ilmu tentang peternakan kepada warga. Dengan begitu, dia berharap warga lain bisa tertarik menjadi pengusaha seperti dirinya.
“Hasil ternak Kambing Etawa ini juga bisa saya gunakan untuk beli lahan, bangun kandang yang lebih besar, dan bisa membantu warga sekitar yang membutuhkan. Beberapa minggu sekali, kami menyempatkan diri untuk membagikan hasil Susu Kambing Etawa dari peternakan kepada anak yatim dan warga yang membutuhkan di sekitar tempat tinggal kami,” ujarnya.
Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar warga Dusun Nanas, Desa Manggis, semakin berkembang dan dikenal lebih luas berkat budidaya Kambing Etawa. Selain menjunjung etika, inovatif dalam pelayanan, serta sering kali melakukan tindakan sosial melebihi tugas pokoknya, seperti mencontohkan kejujuran, menjadi pengajar, atau pemberdaya ekonomi masyarakat.
Kisah sukses ini dapat menjadi inspirasi bagi orang lain yang ingin memulai usaha atau meningkatkan kemampuan diri. Dengan kerja keras, dedikasi, dan kemampuan beradaptasi, siapa pun dapat mencapai kesuksesan dalam bidang yang ia geluti. (Mierza)






