Dipublikasikan pada 2 Februari 2022
TULUNGAGUNG |Â optimistv.co.id –Â Setelah kemarin terjadi bencana angin puting beliung di Kecamatan Karangrejo, kini dalam kurun waktu yang singkat lagi-lagi Kabupaten Tulungagung tertiban bencana alam kembali.
Ya benar, bencana yang menimpa daerah dengan surganya warung kopi tersebut adalah bencana angin puting beliung lagi.
Kali ini angin puting beliung tersebut menimpa daerah di Kecamatan Boyolangu, tepatnya di Desa Moyoketen menuju Desa Waung di daerah persawahan sekitar.
Angin bergerak cepat dari Desa Moyoketen memporak-porandakan pemukiman warga sekitar lalu angin bergerak menuju Barat Daya menuju Desa Waung dengan lama kejadian sekitar ±4 menit.
Dari peninjauan BPBD Kabupaten Tulungagung menyatakan untuk Desa Moyoketen ada 6 rumah warga yang rusak parah dan 11 rumah warga yang atapnya pora-poranda.
Sedangkan keadaan dari Desa Waung terdapat sebuah warung yang hancur berantakan karena diterpa angin puting beliung.
Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, namun nilai kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Salah satu perangkat Desa Moyoketen, Darmaji yang mengetahui secara jelas kejadian tersebut membeberkan kronologi dari angin puting beliung.
“Awalnya ada awan hitam yang sangat tebal, lalu turun gerimis dan angin puting beliung itu bertiup. Setelah itu baru turun hujan deras,” tutur Darmaji pada Selasa (01/02/2022).
BPBD Kabupaten Tulungagung saat ini masih mendata jenis bantuan yang akan disalurkan ke warga terdampak bencana entah dalam bentuk pangan, papan ataupun sandang.
“Assessment atau upaya mendapatkan data/informasi masih berjalan. Ada enam rumah yang rusak, namun data itu masih sementara,” kata Staf BPBD Kabupaten Tulungagung, Iwan Supriyono di Tulungagung.
BPBD Kabupaten Tulungagung juga menghimbau warga Kabupaten Tulungagung, khususnya daerah Tulungagung bagian Selatan untuk tetap waspada terhadap bencana serupa.
Reporter : Budi Santoso









