Bantuan Pangan Diduga Diminta Kembali, Warga Pekalongan Pertanyakan Dasar Pengambilannya

Dipublikasikan pada 28 September 2026

SAMPANG, mediabrantas.id – Penyaluran bantuan pangan di Desa Pekalongan, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi perhatian warga. Pasalnya, bantuan beras yang sebelumnya telah diterima sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diduga diminta kembali oleh pihak pemerintah desa dengan alasan untuk kepentingan swadaya pembangunan jalan desa.

Sedikitnya tiga warga, di antaranya dari Dusun Camplong dan Dusun Nistah, mengaku mengalami kejadian tersebut. Mereka menyebut bantuan yang sudah diterima itu kemudian diminta untuk dikumpulkan kembali.

“Setelah bantuan kami terima, kemudian diminta kembali. Katanya untuk swadaya pembangunan jalan desa,” ujar salah seorang warga Dusun Camplong yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Persoalan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan dasar, mekanisme, serta pihak yang memiliki kewenangan meminta kembali bantuan pangan setelah bantuan diserahkan kepada penerima.

Baca Juga:  Kapolres Pimpin Apel Pasukan Pamor Keris bersama Wakil Bupati Tulungagung

Menurut informasi yang disampaikan Bapanas pada 11 September 2026, bantuan pangan beras ditujukan untuk KPM dan tidak boleh disertai potongan maupun pungutan dengan alasan apapun.

Sementara itu, Camat Sampang, Amininullah, membenarkan adanya informasi mengenai bantuan pangan yang diminta kembali. Pihak kecamatan disebut masih berupaya meminta penjelasan dari Pemerintah Desa Pekalongan terkait persoalan tersebut.

Terpisah, Pj. Kepala Desa Pekalongan saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa mekanisme tersebut sebelumnya telah mendapat persetujuan dari masyarakat. Menurutnya, terdapat dokumentasi dan penandatanganan sebagai bentuk persetujuan warga.

Ia juga menyebut pengambilan kembali bantuan tersebut hanya terjadi di satu dusun.

Namun demikian, keterangan tersebut belum sepenuhnya menjawab pertanyaan warga mengenai dasar dan mekanisme pengumpulan kembali bantuan pangan yang telah diterima KPM.

Warga berharap Pemerintah Desa Pekalongan dapat memberikan penjelasan secara terbuka, termasuk menunjukkan dasar keputusan, bentuk persetujuan masyarakat, serta penggunaan bantuan yang dikumpulkan. (Hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *