Dipublikasikan pada 3 Juli 2026
KEDIRI, mediabrantas.id – Berbagai hasil bumi yang dihias menjadi gunungan atau tumpeng raksasa dalam kegiatan Bersih Dusun Besuk, Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menjadi perhatian tersendiri bagi warga masyarakat, terlebih lagi tumpeng Tahu Takwa GTT yang menjadi oleh-oleh khas Kediri.

Hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya, Kepala Desa Toyoresmi, Gatot Siswanto, bersama segenap perangkat desa, BPD, TP PKK, seluruh lembaga desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Camat Ngasem, Edy Subiyakto, SE, M.Mp, Kapolsek Ngasem, IPDA Heri Priyadi, S.H, Danramil 0809/04 Ngasem, Kapten Cba Mulyanto, dan lain sebagainya.

Kepala Desa Toyoresmi, Gatot Siswanto, didampingi Ketua BPD, Muhamad Ahsonul Huda, SH., MH mengatakan, dalam kegiatan bersih dusun ini dilakukan kirab budaya menuju Pundhen Mbah Showijoyo, setelah itu ke Makam Syech Zaenal Abidin atau yang juga dikenal dengan Makam Mbah Kabul.
“Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan setiap hari Jum’at Legi, di bulan Muharram, atau Syuro. Tujuannya yaitu sebagai bentuk rasa syukur atas semua nikmat dari Allah SWT, Tuhan YME, baik itu nikmat berupa kesehatan, keselamatan, rizki, panenan dan lain sebagainya,” kata Kades Gatot, Jum’at, 03 Juli 2026.

Owner Perusahaan Tahu Takwa GTT yang juga Ketua Paguyuban UMKM Kelud Mandiri ini menjelaskan, dengan adanya bersih dusun diharapkan seluruh warga semakin kompak, saling bergotong royong, dan tali silaturrahmi semakin erat.
“Alhamdulillah, kegiatan bersih dusun ini semakin baik dari tahun sebelumnya. Begitupula gunungan hasil bumi yang dipersembahkan hari ini lebih banyak. Artinya, warga masyarakat disini semakin sejahtera. Semoga kedepannya lebih sejahtera lagi dan menjadi berkah,” ucap Kades Gatot.

Hal senada juga diungkapkan Camat Ngasem, Edy Subiyakto, SE, M.Mp, dalam sambutannya yang mendoakan, dengan bersih desa dan kirab budaya ini semoga seluruh warga diberikan keberkahan, kebahagiaan, kemuliaan, dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kirab dalam rangka bersih dusun. Pada kegiatan ini ada beberapa tumpeng, seperti tahu, hasil bumi, sayur mayur, buah buahan, dan macam-macam, dengan harapan kedepannya semakin bersih, sehat, manfaat dan membawa keberkahan untuk kita semuanya,” ungkapnya.

Camat Edy Subiyakto juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Dusun Besuk, dan umumnya warga Desa Toyoresmi serta Kecamatan Ngasem untuk senantiasa intropeksi diri dan mawasdiri, serta belajar dari kehidupan tahun sebelumnya.
“Mungkin sesuatu yang kurang baik di tahun sebelumnya bisa menjadi sejarah dan pembelajaran, sedangkan yang baik, bisa dijadikan pijakan untuk berbuat lebih baik lagi. Sekali lagi, terima kasih untuk seluruh warga yang telah guyub, bersama-sama dalam mensukseskan kegiatan bersih dusun ini,” tandasnya.

Seusai dilaksanakan doa bersama, dan selamatan puluhan tumpeng raksasa maupun ribuan nasi berkat dalam lengkong (tempat nasi dari pohon pisang), bersih dusun ini dilanjutkan dengan pagelaran Kesenian Jaranan dari Showijoyo Putro. (Mas Jay/Mierza)






