Bupati Mojokerto Kampanyekan Program Minum TTD untuk Mencegah Anemia Pada Siswi SMKN 1 Dlanggu

MOJOKERTO, mediabrantas.id – Dalam rangka mendukung program nasional (Prognas) dalam hal percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto saat ini sedang gencar-gencarnya mengajak siswi-siswi (Remaja Putri) untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah (TTD).

Bupati Mojokerto Dr. Ikfina Fahmawati mengampanyekan program minum TTD untuk mencegah anemia pada rematri. Kegiatan itu dikemas dalam Jumat Ceria, yang digelar di SMK Negeri 1 Dlanggu, Jumat (24/2), dan saat mengkampanyekan minum TTD, Bupati Ikfina Didampingi Dinkes Kabupaten Mojokerto yang diwakili oleh Kepala Puskesmas Dlanggu, Dr. Ahmad, Camat Dlanggu Drs. AS. Bakri, dan Forkopimca Dlanggu lengkap.

Dalam sambutannya, Bupati Ikfina menjelaskan manfaat mengonsumsi TTD secara rutin bagi rematri. Di antaranya menggantikan sel darah merah perempuan yang dikeluarkan setiap bulannya atau menstruasi. Selain itu, Ikfina menyebut, rematri yang mengalami anemia atau kekurangan darah bisa menyebabkan mudah mengantuk, otak tidak bisa berpikir dengan cepat, dan tidak bisa konsentrasi.

Baca Juga:  Sedekah Bumi Dusun Kembangsore, Desa Petak, Berlangsung Meriah, Diwarnai Pawai Ancak, Pengajian dan Wayang Kulit
Bupati Mojokerto Dr. Ikfina Fahmawati memberikan TTD secara simbolis kepada Humas Humas SMKN I Dlanggu Hudy Iswanto, S. Kom. (foto: Kartono)

’’Salah satu penyebab wanita bisa kekurangan darah atau anemia adalah menstruasi. Seorang perempuan tidak boleh sampai anemia atau kekurangan darah. Karena sel darah merah ini merupakan salah satu alat transportasi dalam tubuh yang berfungsi untuk mendistribusikan sari makanan, oksigen secara merata ke dalam tubuh,’’ terangnya.

Bupati Mojokerto terus gencar mengajak para remaja putri (rematri) untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah (TTD).

Selain itu, Bupati Ikfina mengimbau kepada rematri atau siswi SMKN 1 Dlanggu Mojokerto untuk senantiasa mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, karena zat besi menjadi salah satu faktor utama dalam memproduksi sel darah merah pada tubuh. Menurutnya, kebutuhan zat besi pada tubuh ini sebesar 15 mg setiap harinya.

Baca Juga:  Wali Kota Ning Ita Buka Bimbingan Teknis Tata Cara RAT di Aula Diskopukmperindag Kota Mojokerto
Bupati Mojokerto Dr. Ikfina Fahmawati didampingi Kapus Dlanggu, Forkopimca Dlanggu dan Kepala Sekolah SMKN I Dlanggu dan Siswinya foto bersama (foto: Kartono)

’’Jadi makanan apa saja yang mengandung zat besi yaitu bayam, daun ketela kacang-kacangan, jeroan, tapi lebih tepatnya adalah hati. Jadi makanan yang paling tinggi kandungan zat besinya yaitu hati, bisa hati ayam, hati kambing, hati sapi, kemudian kuning telur. Karena faktanya 30 persen atau 1/3 remaja putri di Indonesia mengalami kondisi yang namanya anemia atau kekurangan darah,” pintanya.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Dlanggu Mojokerto, Hj. Irni Istiqomah Didampingi Humas SMKN I Dlanggu Hudy Iswanto, S.Kom, mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang telah melaksanakan agenda kampanyekan program minum TTD untuk mencegah anemia pada siswi-siswi yang dikemas Jumat CERIA di SMKN 1 Dlanggu ini, ’’Semoga apa yang panjenengan dedikasikan kepada siswi-siswi kami ini bermanfaat, dan mudah-mudahan semuanya sehat dan berprestasi,” ucap Hj. Erni Istiqomah, Kepala Sekolah SMKN 1 Dlanggu. (Kartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *