Disnaker Jombang Gencarkan Bimtek K3 dan Cek Kesehatan Gratis untuk Pekerja Pabrik Rokok

JOMBANG, mediabrantas.id Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi pekerja industri rokok PT Sehat Tentrem Jaya Lestari.

Diadakan pada Kamis, 11 Desember 2025, kegiatan ini diikuti sebanyak 160 pekerja dari perusahaan rokok yang berada di wilayah utara Sungai Brantas.

https://mediabrantas.id/wp-content/uploads/2025/12/Dinas-Pertanian-dan-Pangan-Kabupaten-Trenggalek.jpg

Dibuka Kepala Disnaker Jombang, Isawan Nanang Risdianto, acara ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bambang Suntowo, perwakilan perusahaan, Sa’awatun Sa’idah, perwakilan Dinas Kesehatan, dr. Wahyu, dan perwakilan dari RSUD Ploso Jombang.

“Bimtek K3 merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman pekerja terhadap prosedur keselamatan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta pencegahan kecelakaan kerja di lingkungan industri rokok,” terang Isamawan.

Ia pun mengapresiasi manajemen PT Sehat Tentrem Jaya Lestari yang terus berupaya mematuhi standar K3. Tahun ini, perusahaan menambah jumlah APD, meningkatkan sarana keselamatan, serta melaksanakan senam bersama setiap Sabtu dan medical check-up rutin bagi karyawan.

Baca Juga:  Bupati Madiun Sampaikan Nota Penjelasan LKPJ tahun 2024 Ke DPRD

PT Sehat Tentrem Jaya Lestari turut memaparkan komitmennya dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk mendaftarkan 183 tukang becak di Jombang dan Ploso ke dalam program BPJS.

“Selain itu, sebanyak 35 pengurus dan relawan Pesantren Shiddiqiyyah juga didaftarkan dalam program BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Sebagai perusahaan rokok yang berbasis dengan distribusi skala nasional, Isawan berharap PT Sehat Tentrem dapat menjadi local pride Jombang dan ikut mengharumkan nama daerah.

“Semoga melalui Bimtek K3 ini, keselamatan dan kesehatan seluruh karyawan semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif,” pungkasnya. (Budi Tanoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *