Dipublikasikan pada 13 Agustus 2025
TRENGGALEK, mediabrantas.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Rapat tersebut berfokus pada pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Trenggalek Tahun Anggaran 2026.
Salah satu poin penting dalam rapat ini adalah upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), di mana Banggar meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk memaparkan secara detail anggaran yang diusulkan. Wakil Ketua DPRD Trenggalek, M. Hadi, menjelaskan bahwa rapat diawali dengan koordinasi antar ketua komisi sebelum dilanjutkan dengan pertemuan antara Banggar dan TAPD.
Hadi mengungkapkan, Disparbud mengajukan anggaran cukup besar, yakni sekitar Rp15–20 miliar. “Banggar tetap mendukung karena sektor pariwisata merupakan salah satu kontributor utama PAD. Namun, perlu ada penjelasan rinci mengenai penggunaannya, termasuk perbaikan fasilitas destinasi wisata agar semakin menarik,” ujarnya.
Ia menambahkan, rapat bersama TAPD lebih bersifat penyesuaian anggaran menyusul perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Trenggalek. Meski demikian, nilai anggaran tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. “Intinya hanya penyesuaian karena ada pembentukan dinas baru, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Lingkungan Hidup, serta penggabungan Dinas Perhubungan dengan Permukiman dan Perumahan,” jelas Hadi.
Hadi menegaskan bahwa rapat kali ini belum membahas rincian angka secara mendalam, meski beberapa isu sudah mengemuka. Di antaranya adalah anggaran untuk Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka), peningkatan Peraturan Daerah (Perda) di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran, serta audit di empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Trenggalek.
“Masih diperlukan sinkronisasi, terutama untuk anggaran yang dinilai minim, seperti penegakan Perda,” tandasnya.
Dengan adanya rapat ini, DPRD dan Pemkab Trenggalek berharap dapat menyusun APBD 2026 yang lebih efektif, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor unggulan seperti pariwisata. (Hari)






