MOJOKERTO, mediabrantas.id – Musyawarah Antar Desa (MAD) Laporan Pertanggung jawaban (LPJ) Tahun 2025 dan Perencanaan Program Kerja Tahun Anggaran (TA) 2026 Bumdesma Jetis Sinergi Makmur Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto telah sukses digelar.
MAD LPJ Tahun 2025 dan Perencanaan Program Kerja Tahun Anggaran 2026 Bundesma Jetis yang digelar Aula Gedung PKK Kantor Kecamatan Jetis, Rabu, (11/02/2026) tersebut dihadiri oleh para pejabat Pemkab Mojokerto, diantaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto Sugeng Nuriyadi, SIP, M.Si, didampingi Kabid Bina
Penataan Desa dan Kerja Sama Desa, Camat Jetis, Tri Cahyo Hariyanto, S.Sos, didampingi Direktur Bumdesma Jetis Sinergi Makmur LKD Jetis, Sutrisno dan Kades Mlirip Ir. Purwanto selaku Penasehat Bumdesma serta seluruh Kades se Kecamatan Jetis, Perwakilan Lembaga Desa, Tokoh Masyarakat di Wilayah Kecamatan Jetis.
Dalam kesempatan tersebut Direktur Bumdesma Jetis memaparkan secara rinci laporan keuangan, kegiatan yang telah dilaksanakan, serta capaian yang berhasil diraih selama masa kerja tahun 2025.
Dijelaskan oleh Sutrisno bahwa laporan ini juga mencakup penjelasan mengenai penggunaan dana, kendala yang dihadapi, dan solusi yang telah diambil.
“Transparansi dan akuntabilitas menjadi fokus utama dalam penyampaian laporan SPJ tahun 2025 ini,” ucap Sutrisno Direktur Bumdesma Jetis.
Dalam Forum MAD tersebut para peserta MAD ini diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan memberikan masukan terkait laporan tersebut, sehingga diskusi yang konstruktif pun terjalin, menghasilkan pemahaman yang mendalam mengenai pengelolaan Bumdesma Jetis Sinergi Makmur LKD ini.
Dilain pihak, Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto melalui H. Hadi Siswoyo, SH Kabid Penataan Desa dan Kerja Sama Desa DPMD Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, bahwa BUMDesma Jetis ini merupakan wadah kerjasama antar desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Dan Pembentukan BUMDesma ini didasari oleh semangat gotong royong dan keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa.
“Kami berharap Melalui BUMDesma Jetis ini, potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di Kecamatan Jetis dapat dikelola secara optimal,” pinta Hadi Siswoyo.
Acara MAD LPJ Tahun 2025 dan Program Kerja TA 2026 ini juga diwarnai dengan penghargaan kepada kelompok atau Lembaga tercepat dalam memberikan angsuran dan teraktif Serta terbanyak pinjamannya, yang hadiah penghargaan tersebut diberikan oleh kepala DPMD Kabupaten Mojokerto dan Camat Jetis.
Sementara usai acara MAD Bumdesma Jetis, media ini sempat mewawancarai Sutrisno Direktur Bumdesma Jetis yang mengatakan terkait dengan program-program kerja Bumdesma Jetis, bahwa saat ini, Bumdesma Jetis sudah memiliki tiga unit usaha unit simpan pinjam khusus perempuan kemudian unit perdagangan sinergi mart terus yang ke-3 unit jasa multiguna.
“Ini pinjaman perorangan dengan jaminan, nah rencana kami untuk mengembangkan Bumdesma ini nanti kami memanfaatkan halaman kantor di lokasi kami itu kan cukup luas kita gunakan untuk area apa lapak-lapak UMKM mitranya Bumdesma Jetis sendiri,” kata Sutrisno.
“Nantinya, di situ kita gunakan untuk memfasilitasi UMKM binanya Bumdesma, yang dijadikan tempat usaha jualan aneka aneka produk dari kelompok-kelompok, seperti binaan kami terus tadi saya bertanya terkait dengan une-unek saya,” lanjut Sutrisno.
Dijelaskan oleh Sutrisno, sekarang itu sudah luar biasa menjamur pinjaman pinjaman dari lembaga keuangan yang lain yang turun ke Desa dan itu sangat berdampak terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat yang ada di desa-desa.
“Saya lihat banyak sekali kasus-kasus yang kami temui, bahkan ada yang sampai minggat atau kabur, terus ada juga kasus sampai diceraikan sama suaminya, ya gara-gara terjerat dengan pinjaman pinjaman seperti Mekar dan yang lainnya itu yang memang tidak punya sisi kemanusiaan berbeda dengan Bumdesma yang masih ada misi Pemberdayaan masyarakat,” ucap Sutrisno mengkhiri Wawancara dengan media ini. (Kartono)












