Program Pisew Desa Wonoasri Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

MADIUN, mediabrantas.id – Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah ( PISEW) dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Rabu 30 Agustus 2023.

Bertujuan untuk mendorong pembangunan sosial ekonomi wilayah berbasis potensi sumber daya lokal, mempersempit kesenjangan antar wilayah melalui pembangunan infrastruktur wilayah sehingga meningkatkan sosial masyarakat.

Kepala Desa Wonoasri, Agus Sumaryono bersama anggota kelompok kerja antar desa ( KKAD) Alek

Kepala Desa Wonoasri, Agus Sumaryono mengatakan program pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (Pisew) tujuan utamannya untuk meningkatkan produktifitas, baik pertanian , usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kebetulan disini ada usaha kerupuk, usaha empon-empon dan apapun usaha ada disini.

“Ini ujung selatan dan ke ujung utara langsung menghubungkan ke bibir sawah, harapanya kedepan bisa dilanjutkan program Pisew, ini penyangga Desa Wonoasri dan Desa Banyukambang,” kata Agus Sumaryono, Rabu 30 Agustus 2023.

Menurutnya, untuk Desa Wonoasri untuk pembangunan rabat jalan dengan volume panjang 460 meter kali 3 meter tebal 15 cm, dengan anggaran Rp 213 juta, dana Rp 500 juta dibagi dua Desa Banyukambang dengan Desa Wonoasri.

Baca Juga:  Sambut HUT Koperasi dan UMKM Nasional, Dekopinda Hadirkan Bupati Ikfina Jadi Nara Sumber Seminar Webinar

“Tujuan Pisew, pertama meningkatkan produktifitas UMKM sekitar sini, kedua untuk produksi pertanian, kendala jalan infrastruktur yang kemarin agak susah dalam distribusi hasil panen, sekarang gampang dan lancar, untuk pekerjaan kurang lebih dua bulan selesai, pekerjaan swakelola melibatkan 3 RT, antara lain RT 4, RT 3 dan RT 2,” tutur Kepala Desa Wonoasri.

Lebih lanjut, Agus Sumaryono menambahkan program Pisew pekerjaanya meperdayakan mereka-mereka yang belum kerja, mereka yang masih nganggur ikut proyek disini, untuk berpartisipasi lingkungan.

“Masyarakat harapanya pertama perawatan infrastruktur, sebagus apapun tanpa perawatan dan penjagaan secara stimulan itu akan muspro, ini suatu aset kita jaga, harapan kepada masyarakat didepan rumah masing-masing, entah dibersihkan, entah penyemprotan biar kadar air di cor-coran kuat, menjaga untuk keberlanjutan,” terangnya.

Masih menurut, Agus Sumaryono, selain Pisew Desa Wonoasri dana desa (DD) untuk jembatan dan rabat gang-gang kecil, jalan usaha tani (JUT) yang kemarin sudah selesai seratus persen, bantuan keuangan khusus (BKK) sudah selesai dan dilanjut program percepatan peningkatan tata guna air irigasi ( P3TGAI ) untuk pemanfaatan petani untuk pengairan, semua sangat terbantu untuk petani.

Baca Juga:  Memperkuat Sinergi, Kelompok Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang Bentuk Perencanaan Lebih Matang Bersama De Kleine Cafe

“Melihat masih ada ruang-ruang yang belum terselesaikan, harapanya dapat program lagi,karena Desa Wonoasri untuk infrastruktur kurang lebih 30 persen untuk kekurangan fisik, sedangkan untuk drainase pengairan kurang lebih 50 persen yang masih kurang,” ujar Kepala Desa Wonoasri, Agus Sumaryono.

Sementara itu, anggota kelompok kerja antar Desa (KKAD) Desa Wonoasri, Alek menambahkan jenis pekerjaan jalan beton 475 M X 3 M X 0.15, masyarakat sangat senang dengan adanya program Pisew, mudah-mudahan dengan adanya proyek Pisew perekonomian masyarakat Desa Wonoasri bisa maju, jalan poros kesawah lancar dan produksi kerupuk dan lainya tetap lancar.

“Alhamdulillah, pekerjaan lancar, semua yang bekerja masyarakat Wonoasri, pekerjaan kurang lebih dua bulan selesai, untuk material dan tenaga kerja lancar tanpa ada kendala, masyarakat senang sekali dengan adanya pembangunan rabat jalan,” tutup Alek.( Sugeng Rudianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *