Dipublikasikan pada 20 Juli 2026
SAMPANG, mediabrantas.id – Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dikelola HIPPA Berlian Jaya di Desa Banjarbillah, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, menuai sorotan dari masyarakat.
Selain diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis, proyek tersebut juga disebut tidak memasang papan informasi kegiatan di lokasi pekerjaan, Minggu (19/ 07/ 26).
Pantauan mediabrantas.id di lapangan menunjukkan sejumlah pasangan batu pada saluran irigasi terlihat kurang rapi. Warga juga menilai campuran semen dan pasir diduga tidak sesuai standar, sehingga dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas dan ketahanan bangunan.
Tak hanya itu, pekerjaan pondasi juga menjadi perhatian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedalaman galian pondasi diduga tidak memenuhi ketentuan teknis sebelum pemasangan batu dilakukan. Jika dugaan tersebut benar, kondisi itu berpotensi mengurangi kekuatan konstruksi.

Selain persoalan teknis, proyek dengan pagu anggaran sekitar Rp195 juta itu juga diterpa dugaan keterlibatan pihak ketiga.
Sejumlah sumber menyebut, pekerjaan diduga dialihkan kepada pihak lain dengan nilai sekitar Rp65 juta. Namun, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak terkait, sehingga belum diketahui kebenarannya.
Warga berharap kepada instansi berwenang segera melakukan pemeriksaan menyeluruh agar proyek yang dibiayai anggaran negara ini benar-benar dikerjakan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya para petani.
Hingga berita ini diterbitkan, pelaksana proyek, Rukdin, dan pihak pengawas serta pendamping HIPPA, belum berhasil dikonfirmasi. Permintaan konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp maupun panggilan telepon dari mediabrantas.id belum direspon. (Hadi)






