Ratna Dewi: Muslimat NU Harus Jadi Garda Terdepan Pola Hidup Sehat, Ajak Deteksi Dini Penyakit

BLITAR, mediabrantas.id Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Gerindra, Hj. Ratna Dewi Nirwana Sari, S.S., S.H., M.Kn., menegaskan pentingnya peran Muslimat NU sebagai garda terdepan dalam menerapkan pola hidup sehat di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi peningkatan kesadaran dan perilaku hidup sehat bersama Muslimat NU Ranting Papungan, Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Senin (20/04/2026).

Dalam paparannya, Ratna Dewi menekankan bahwa menjaga kesehatan tidak hanya sebatas fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental secara menyeluruh.

Menurutnya, kondisi tubuh dan pikiran yang sehat akan meningkatkan energi serta produktivitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Muslimat NU harus menjadi pelopor dalam membangun kesadaran hidup sehat, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas. Ini penting sebagai langkah preventif menuju masyarakat yang lebih sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Jadi Ke-44, PERUMDAM Mojopahit Mojokerto Berikan Bantuan CSR Gerobak Kepada PKL dan Menyantuni Anak Yatim

Ia juga menyoroti perlunya perubahan paradigma di masyarakat. Jika selama ini fokus lebih banyak pada pengobatan saat sakit, kini saatnya beralih pada upaya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah telah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas.

Layanan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta skrining penyakit tidak menular (PTM).

Selain itu, masyarakat juga bisa mengakses pemeriksaan umum seperti fungsi jantung (EKG) hingga rontgen sesuai kebutuhan medis.

Ratna Dewi turut mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk memanfaatkan kemudahan akses layanan kesehatan melalui platform digital.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile maupun WhatsApp chatbot Kementerian Kesehatan di nomor 081110500567.

Program pemeriksaan ini terbuka untuk berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir, balita, anak pra-sekolah, remaja, hingga lansia.

Baca Juga:  Panglima Nurhadi Gaungkan Germas Bersama Ratusan Tukang Pijat

“Dengan deteksi dini, kita bisa mencegah penyakit sejak awal. Jangan tunggu sakit baru berobat. Kesehatan adalah investasi utama bagi keluarga,” tegasnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta, yang mayoritas merupakan ibu-ibu Muslimat NU, sebagai bentuk nyata upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kesadaran akan pentingnya kesehatan. (Via)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *