KEDIRI, mediabrantas.id – Sekitar 500 pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di wilayah Kabupaten Kediri, mengikut kegiatan Halal Bihalal (Halbi) yang diselenggarakan dengan meriah di area Sentra Pasar Ikan Hias Simpang Lima Gumul (SLG), Rabu, 8 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri di antaranya, Bupati Kediri, H. Hanindhito Himawan Pramana, SH, diwakili oleh Kabag Perekonomian, Santoso, S.E., M.M, Dandim 0809/Kediri yang diwakili Kasdim Mayor Inf. Yuliadi Purnomo, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif, S.Sos, serta beberapa Anggota DPRD Kabupaten Kediri dan Muspika Kecamatan Ngasem.
Selain itu, juga hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Pimpinan Bank Jatim, dan BRI, serta perwakilan dari puluhan paguyuban UMKM maupun pengusaha sukses di Kabupaten Kediri, di antaranya Kelud Mandiri, RJM, Paramitra, Ganesha, KYE, ASSIK, Joyoboyo, Kabida, APMMJ, BMWI, Palapa, Kupu, Komunita DMI, dan lain sebagainya.
Halbi yang mengambil tema “Merajut Silaturahmi Menumbuhkan Kebangkitan UMKM Kediri” ini juga dimeriahkan oleh beberapa grup musik ternama dari berbagai daerah, seperti Orkes Melayu ODGJ, dan FORSA (Fans Of Rhoma dan Soneta) dari beberapa daerah.

Ketua Panitia Halbi UMKM Kabupaten Kediri, Gatot Siswanti mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk silaturrahmi antar pelaku UMKM dengan pemerintah, maupun pihak perbankan dan lainnya, sekaligus sebagai upaya untuk memperkenalkan sentra Pasar Ikan Hias Simpang Lima Gumul.
“Ini adalah potensi UMKM, dengan munculnya pusat UMKM disini maka akan menjadi ikon baru dan kemudian akan mengangkat ikon-ikon kabupaten Kediri lainnya,” kata pria yang juga Ketua Paguyuban Kelud Mandiri ini.

Owner GTT (Gudang Tahu Takwa) Kediri yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem ini juga mengungkapkan, pada Halal Bihalal kali ini juga dilaksanakan penyerahan santunan jaminan kematian dan jaminan hari tua secara sumbolis, yaitu Rp42.000.000,- untuk santunan jaminan kematian, Rp52.891.000,- untuk santunan jaminan kematian dan jaminan hari tua.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kediri, Suriyadi menyampaikan, bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai mitra UMKM di Kabupaten Kediri.
“Kita ingin UMKM di Kabupaten Kediri semakin besar, semakin maju, semakin sejahtera. Dalam perjalanannya tentu BPJS Ketenagakerjaan ingin berjalan beriringan dengan bapak-ibu sekalian,” ungkapnya.
Suriyadi juga membawa kabar baik bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, bahwa iuran yang sebelumnya senilai Rp16.800,-/bulan, maka pada bulan April sampai Desember turun menjadi Rp8.400,-/bulan.
“Kalau teman-teman perbankan atau lembaga keuangan mendukung sektor permodalannya, BPJS Ketenagakerjaan hadir dari sektor perlindungan sosialnya,” ucapnya yang disambut aplaus para pelaku UMKM.

Sedangkan Kabag Perekonomian Kabupaten Kediri, Santoso, S.E., M.M dikonfirmasi mengatakan, dengan adanya Halal Bihalal di Sentra Pasar Ikan dan UMKM Simpang Lima Gumul ini, diharapkan bisa menumbuhkan perekonomian di Kabupaten Kediri.
“Sentra Pasar Ikan dan UMKM Simpang Lima Gumul ini secara umum sudah terisi 100 persen. Insya Allah kami akan terus memfasilitasi agar UMKM Kabupaten Kediri berkembang pesat dan maju,” tuturnya.

Sementara, Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif, S.Sos, dikonfirmasi mengaku sangat mendukung para pelaku UMKM untuk terus berkembang dan sejahtera.
“Dengan kegiatan Halal Bihalal ini, semoga dapat menjadi ajang silaturrahmi antar para pelaku UMKM dan saling berbagi ilmu, sehingga semuanya dapat menjadi besar dan sejahtera semuanya,” ucap CEO PPN Grup ini. (Zainal/Mierza)






