Santunan Kepada Puluhan Anak Yatim Mewarnai Tasyakuran Ditempatinya Rumah Dinas Wabup Gus Barra

MOJOKERTO (OPTIMIS ) – Wakil Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, LC. M.Hum ( Gus Barra ) memberikan santunan kepada puluhan Anak Yatim pada acara tasyakuran menempati Rumah Dinas Wabup atau lebih dikenal dengan Pendopo Rumah Rakyat yang berlokasi di Jalan Raya Jayanegara No 201 A, Rabu sore (15/6/2022).

Tasyakuran Rumdin Wabup ini juga diwarnai hiburan Musik Elekton tunggal yang berlangsung meriah dan dihadiri oleh Sekdakab Mojokerto, Drs Teguh Gunarko, Bersama Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Hj. Ayni Zuroh, MM ( PKB ) didampingi Wakil Ketua nya, Hj. Setia Puji Lestari, M.Si, ( PDI-P ) Hj. Ani Mahnunah, MM, ( GOLKAR ) MM, dan Abah Sholeh Watu, S.Sos, ( Demokrat), bersama Sekwan Drs. Bambang Msi.

https://mediabrantas.id/wp-content/uploads/2025/12/Dinas-Pertanian-dan-Pangan-Kabupaten-Trenggalek.jpg

Hadir pula Dandim 0815 Mojokerto, Kapolres Mojokerto Kota, Kapolres Kabupaten Mojokerto, Kajari Kabupaten Mojokerto, hadir juga para Pimpinan Partai Politi di Kabupaten Mojokerto, diantaranya Ketua DPC Partai Hanura, H.M. Syaikhu Subhan SH, Ketua DPD PAN, Abah Santoso SE. Ketua DPC PPP, Abah Arif Winarko,SH. Ketua DPC Partai Demokrat, Abah Ayub, SH, dan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto , diantaranya Abah Pitung, ( PKB ) Sugiyanto ( PKS ) dan Afifuddin Syahroni ( PPP ) dan para Kepala Dinas atau OPD dilingkungan Pemkab Mojokerto, serta Forpimcam ( Camat se Kabupaten Mojokerto ) serta para tokoh agama.

Baca Juga:  Giliran Warga Sumbersono yang Dapat Pinjaman Mobil Mewah Gratis dari ASC Foundation

Tasyakuran Rumdin Wabup atau Pendopo Rumah Rakyat ini ditandai dengan pemotongan gunungan ( Tumpeng ) Nasi Kuning oleh Gus Barra sapaan akrab Wakil Bupati yang diserahkan kepada Hj. Ayni Zuroh Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto yang mewakili Rakyat Kabupaten Mojokerto.

Dalam sambutannya, Gus Barra yang menjabat sebagai Ketua GP Ansor Kabupaten Mojokerto ini sangat berterima kasih dengan banyaknya tamu undangan yang hadir dalam tasyakuran ini.

Dan dalam kesempatan itu Gus Barra juga berharap agar Pendopo Rumah Rakyat atau Rumah Dinas Wakil Bupati ini, kedepannya harus ada penganggaran penyediaan kelengkapan mebeler yang lengkap dan sangat memadai, juga berbagai penunjang pendopo rumah rakyat ini. Pendopo rumah rakyat artinya masyarakat luas yang mempunyai kegiatan positif, dapat memakai tempat ini dengan melalui prosedur yang benar. Oleh Karena tempat ini merupakan aset Pemda sepanjang masa, sudah seharusnya terus dilakukan pembenahan dan penyediaan kelengkapan berbagai mebeler maupun prasarana lainnya. Saya tidak minta untuk dihormati oleh siapapun, karena dua tahun lagi, saya tidak menempati tempat ini, dan akan ditempati oleh pengganti saya dari salah satu putra putri terbaik di wilayah ini. Sudah selayaknya, mereka mendapatkan fasilitas sarana prasarana yang sangat memadai. Sekali lagi, karena rumah Dinas Wabup ini sebagai aset pemda, bukan untuk pribadi saya. Saya masuk kesini, hanya selembar lengkap pakaian saya, saya tidak mungkin keluar dari sini, akan membawa barang barang yang ada disini, ” ucap Gus Barra yang disimak dengan seksama oleh para undangan yang hadir.

Baca Juga:  DPR RI Setujui Permintaan Perpanjangan Jabatan Kades 9 Tahun

Gus Barra yang merupakan Putra Pertama Kyai Milyader dan Dermawan Prof.Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim MA, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet ini juga mengatakan bahwa, Pendopo Rumah ini adalah rumahnya rakyat, dirinya hanya diberikan titipan untuk menempatinya untuk sementara waktu, meski dirinya sudah resmi menempati Pendopo Rumah Dinas ini dirinya juga masih terus aktif mengunjungi masyarakat menengah kebawah, untuk selalu menjalin tali silaturahim serta memberikan bantuan pribadi kepada warga yang mengalami musibah dan warga yang benar benar memerlukan kebutuhan hidup lainnya.

Gus Barra juga menjelaskan bahwa hidup ini adalah titipan Allah SWT semata. ” Segala yang kita miliki merupakan titipan Allah SWT. Kita memiliki harta kekayaan, pangkat jabatan, rumah, kendaraan, dan sebagainya dari urusan dunia ini, maka yakinilah bahwa semua itu hanya titipan. Bahkan diri kita pun hanyalah titipan. Kita tidak memiliki apa-apa jika Allah SWT tidak memberi kepada kita. Kita tidak punya apa-apa jika AllAh tidak menghendakinya. Selayaknya sebuah titipan, pasti ada saatnya titipan itu diambil kembali oleh sang pemilik. Untuk itu, mungkin saya hanya sementara menempati pendopo rumah rakyat ini. Sekali lagi, ini aset pemda lengkapi dan percantiklah untuk generasi yang akan datang, ” pinta Gus Barra saat mengakhiri kata sambutan nya saat itu dan acara dilanjutkan dengan ramah tamah.

Baca Juga:  Tasyakuran HUT RI Ke-80, Kecamatan Tambelangan Tekankan Persatuan dan Syukur

Reporter: Ririn Fadillah – Kartono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *