Dipublikasikan pada 23 Agustus 2026
TRENGGALEK, mediabrantas.id – Semangat kemerdekaan berpadu dengan kebanggaan terhadap sejarah daerah dalam gelaran TGX Carnival 2026 yang berlangsung di Kabupaten Trenggalek, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Trenggalek Ke-832. Pawai yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu berlangsung meriah dengan melibatkan ribuan pelajar dari tingkat SMP, SMA, SMK, hingga MAN.
Sepanjang jalur pawai, antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga memadati trotoar dan sejumlah titik strategis untuk menyaksikan beragam penampilan peserta.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah rombongan SMKN 2 Trenggalek. Tidak sekadar mengirimkan siswa untuk mengikuti carnival, Kepala SMKN 2 Trenggalek, Drs. Masrur Hanafi, M.M., turut turun langsung memimpin barisan.
Masrur Hanafi terlihat berada di atas mobil jip sambil menyapa masyarakat yang menyaksikan pawai. Ia juga membagikan jajanan ringan kepada warga sebagai bentuk interaksi dan kedekatan antara pihak sekolah dengan masyarakat.
Kemeriahan semakin terasa ketika rombongan SMKN 2 Trenggalek menampilkan Jaranan Turonggo Yakso, salah satu kesenian yang lekat dengan identitas budaya Trenggalek.

Iringan musik tradisional berpadu dengan gerakan para penari yang dinamis. Penampilan tersebut menjadi salah satu upaya mengenalkan sekaligus menjaga keberadaan kesenian lokal di tengah generasi muda.
Selain Jaranan Turonggo Yakso, rombongan SMKN 2 Trenggalek juga menampilkan tarian bernuansa adat Jawa, kostum maskot berwarna-warni, serta sejumlah kreasi lain yang menarik perhatian masyarakat.
Salah seorang warga, Imam, mengaku sengaja datang lebih awal agar dapat menyaksikan seluruh rangkaian pawai.
“Saya selalu datang lebih awal setiap tahunnya, takut tidak kebagian tempat melihat arak-arakan ini,” ujarnya.
Gelaran TGX Carnival 2026 diperkirakan melibatkan lebih dari 1.000 pelajar. Selain menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenalkan kekayaan budaya daerah.
Bagi SMKN 2 Trenggalek, keterlibatan dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebatas memeriahkan perayaan kemerdekaan dan Hari Jadi Trenggalek. Kehadiran para pelajar dengan membawa kesenian tradisional menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda.
Di tengah perkembangan zaman, keberadaan kegiatan seperti TGX Carnival menjadi ruang penting untuk mempertemukan kreativitas generasi muda dengan warisan budaya daerah. Semangat kemerdekaan pun tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga melalui kreativitas, kebersamaan, dan upaya menjaga identitas budaya Trenggalek. (Yuswijayanto)






