Terduga Penganiaya Viral di Trenggalek Dipastikan Bukan Anggota

TRENGGALEK, mediabrantas.id – Polisi menangkap seorang pria diduga pelaku penganiayaan terhadap seorang perempuan di Trenggalek, Jawa Timur. Dalam video yang beredar luas di masyarakat, pria berinisial AW (31) itu mengenakan kaus bertuliskan Samapta, namun Polisi membantah bahwa pria itu adalah anggota kepolisian.

“Untuk waktu beredar video kami belum bisa pastikan, yang jelas video itu beredar hari Rabu (25/02/2026), dan pelaku dipastikan bukan anggota Polri,” kata Kasi Humas Polres Trenggalek AKP Katik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedomo Trenggalek, Senin (2/3/2026).

Sejumlah informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan, pelaku dan korban diduga memiliki hubungan asmara. Namun, polisi menegaskan status hubungan keduanya masih didalami.

Kasus tersebut mencuat setelah korban berinisial EW (33) meninggal dunia di RSUD Trenggalek. Sebelumnya, korban sempat dibawa keluarga ke Puskesmas Pule pada Kamis (26/02/2026) sekitar pukul 03.00 WIB pagi.

Baca Juga:  Puncak Raya Hari Santri Nasional Tambelangan Gelorakan Spirit Kebangsaan: Dari Pesantren, Membangun Dunia

“Korban dirujuk ke rumah sakit pada Minggu (01/02/2026) pukul 07.00 WIB, menjalani perawatan, dan meninggal dunia di hari yang sama pada pukul 16.00 WIB,” kata AKP Katik.

Polisi menyatakan belum menerima laporan resmi terkait dugaan penganiayaan yang tampak dalam video viral tersebut. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan keterkaitan antara penganiayaan itu dan kematian korban.

“Kami perjelas, sesuai video yang beredar di masyarakat bahwa terjadinya peristiwa penganiayaan, itu tidak ada laporan ke Polsek maupun ke Polres. Namun Satuan Reskrim tetap melakukan penyelidikan terhadap video yang viral,” terang AKP Katik.

Atas kejadian tersebut, Satuan Reskrim Polres Trenggalek melakukan visum luar terhadap jenazah korban dan melaksanakan otopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.

“Proses otopsi dilakukan tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, didampingi tim Inafis Satuan Reskrim Polres Trenggalek,” terang AKP Katik.

Baca Juga:  KBM Diduga Tak Berjalan Normal, DPRD dan Inspektorat Sampang Soroti Aktivitas SDN Batuporo Timur 1

Polisi berharap hasil pemeriksaan medis dapat memberikan kejelasan mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban meninggal dunia yang viral di wilayah Trenggalek. (Yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *