Trenggalek Giatkan Bimtek TKA 2026 Fokus pada Ketahanan Data dan Jaringan

TRENGGALEK, mediabrantas.id – Menyongsong pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang Sekolah Dasar, Forum K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) yang menyasar para operator dan tenaga teknis SD se-Kabupaten Trenggalek, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di SDN Buluagung, Kecamatan Karangan ini dirancang khusus untuk memperkuat kesiapan infrastruktur teknologi, mengingat TKA akan dilaksanakan berbasis komputer.

Ketua Forum K3S Kabupaten Trenggalek, Muadam, S.Pd, memberikan sambutan hangat kepada Kepala Bidang Sekolah Dasar Trenggalek, M. Ika Rahmanu, yang hadir langsung untuk memberikan arahan pada Bimtek tersebut.

Menurut Ika Rahmanu, bahwa kelancaran teknis menjadi fondasi utama keberhasilan asesmen.

“Persiapan TKA 2026 tidak hanya tentang kesiapan akademik siswa, tetapi juga tentang seberapa siap infrastruktur kita. Akurasi data siswa dan kestabilan jaringan adalah dua faktor krusial yang harus dipastikan tidak ada celah,” kata Ika Rahmanu di hadapan para peserta.

Baca Juga:  Persiapan Ibadah Tatap Muka, Masifkan Vaksinasi di Tempat Ibadah

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Trenggalek berharap seluruh operator di tingkat sekolah dapat menjadi garda terdepan yang tangguh dalam mendukung kelancaran TKA 2026.

“Dengan kesiapan infrastruktur yang matang, para siswa pun diharapkan dapat mengikuti tes dengan tenang dan fokus, tanpa terganggu oleh hambatan teknis,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk memastikan pemahaman yang komprehensif, pihak Dinas Pendidikan menghadirkan narasumber kompeten yang membekali peserta dengan materi seputar tata cara entri data, proses sinkronisasi dengan sistem pusat, hingga simulasi troubleshooting atau penanganan awal jika terjadi kendala jaringan.

Para operator yang hadir mengaku antusias dan merasa terbantu dengan bimbingan teknis ini. Mereka menilai materi yang disampaikan sangat aplikatif dan mampu meningkatkan kepercayaan diri dalam mengantisipasi potensi gangguan teknis saat pelaksanaan ujian nanti. (Yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *