Antisipasi Demam Berdarah, Dilakukan Fogging

Dipublikasikan pada 20 Januari 2022

MADIUN | optimistv.co.id– Tidak hanya pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Madiun saat ini juga tengah mengantisipasi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Untuk itu, sejumlah langkah pencegahan dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana. Salah satunya, fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk.

Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun dr. Denik Wuryani menuturkan, pelaksanaan fogging tidak dapat dilakukan secara sembarangan.

‘’Kalau ada kasus DBD di situ puskesmas melakukan penyelidikan epidemiologi. Kalau ditemukan kasus lain dan jentik nyamuk di 20 rumah lainnya, maka fogging dapat dilakukan,’’ tuturnya, Kamis (20/1/2022).

Cegah demam berdarah lakukan fogging

Fogging dilakukan sebanyak dua kali di lokasi yang sama. Dengan jarak satu pekan setelah fogging pertama dilaksanakan. Hal inipun seperti tampak pada kegiatan pengasapan di Jalan Purwosari, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Baca Juga:  Kapolres Pimpin Apel Pasukan Pamor Keris bersama Wakil Bupati Tulungagung

Lebih lanjut, Denik mengungkapkan bahwa saat ini DBD wajib diwaspadai. Sebab, selama Januari 2022 telah ditemukan tujuh kasus. Dengan pasien sebagian besar usia anak-anak. Selain itu, musim penghujan mulai tiba, sehingga rawan terhadap genangan air yang bisa dijadikan sarang nyamuk.

Kepada masyarakat, Denik pun mengimbau agar senantiasa melaksanakan 3M plus. Yakni, menguras bak mandi, menutup penampungan air, dan mengubur atau memanfaatkan barang-barang bekas.

‘’Plusnya, bisa dengan menggunakan kelambu, lotion, lengan panjang, dan makan makanan bergizi,’’ tandasnya.

Reporter : Sugeng Rudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *