Dipublikasikan pada 4 Agustus 2024
MADIUN, mediabrantas.id –Antusias warga mengikuti Pawai Budaya Nusantara sekaligus meperingati hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia (HUT RI) ke-79 tahun 2024, Pemerintah Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur kembali menggelar karnaval pawai budaya Nusantara .Karnaval pawai budaya nusantara dilaksanakan hari Minggu 4 Agustus 2024 dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.
Ratusan warga antusias menyaksikan pawai yang diikuti 60 peserta berbagai lapisan masyarakat turut serta dalam pawai budaya nusantara yang diadakan dalam rangka hari bersejarah tersebut.

Kepala Desa Candimulyo, Elya Widi Astuti, SE mengatakan kegiatan hari ini budaya nasional kebetulan bersamaan dengan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ( HUT RI) ke 79, harapan kami jadi agenda tahunan dengan konsep berbeda, hari ini melibatkan seluruh warga Candimulyo karena kegiatan ini per rukun tetangga (RT) yang ditampilkan semua budaya nasional, seperti budaya Bali, budaya Jawa dan lain sebagainya yang penting budaya daerah.
“Harapan awal menjalin silahturahmi antara warga masyarakat dari dusun yang jauh yang sebelumnya mungkin belum kenal akirnya bisa silahturahmi, ini bisa menjalin silaturahmi lebih baik, harapannya tiap tahun diagendakan seperti ini,” kata Elya Widi Astuti, Minggu 4 Agustus 2024.

Lebih lanjut, Elya Widi Astuti menambahkan pawai ini tujuannya selain memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia ( HUT RI) ke-79 konsepnya hanya pawai budaya nusantara, soalnya tahun 2020 sebelum Corona (covid-19) ada parade tayub nusantara itu dibuat tahunan, harapan kami agenda tahunan tapi bukan dihari kemerdekaan cuman pawai budaya.Ini melibatkan warga masyarakat Candimulyo pawai ini dilaksanakan per RT, kita beri kontribusi dari Desa, ini berbagai budaya banyak sekali Masyarakat antusias sekali.
“Pinginnya kita agendakan tahunan pawai budaya nusantara kebetulan pas memperigari HUT RI Ke-79,” ujarnya.
Elya Widi Astuti kepala Desa Candimulyo yang sudah menjabat 3 periode menambahkan untuk lembaga pendidikan yang berpartisipasi SMK Muhammadiyah Dolopo, SD, MI dan TK otomatis ikut masing-masing RT, untuk Desa Candimulyo terdiri dari 5 Dusun , 20 RT antara lain Dusun Krajan, Dusun Sidowayah, Dusun Jatirejo, Dusun Bulu dan Dusun Ngandel jumlah pemilih sekitar 4100 total jumlah penduduk 6000 jiwa.
“Amat sangat antusias luar biasa masyarakat untuk mengikuti pawai budaya nusantara, untuk perangkat dari tempat saya ke lapangan, untuk peserta dari lapangan pinishnya ditempat tinggal saya,” terangnya.

Masih menurut, Kepala Desa Candimulyo, untuk syaratnya mengikuti pawai budaya nusantara KTP warga Candimulyo, harapannya anggaran Candimulyo dinikmati warga masyarakat Candimulyo ada hadiah prioritas untuk pembangunan di RT tahun depan, meskipun tahun depan masyarakat antusias.
“Dewan juri kita mendatangkan dari luar daerah Kabupaten Madiun biar tidak ada dusta diantara kita, nanti yang dinilai kreatifitasnya, kekompakannya, kesesuaian temanya apa yang ditampilkan, di dewan juri termasuk barisan beberapa lokasi disebar beberapa titik,” jelasnya.

Sementara itu, Sekertaris Desa Candimulyo, Rizal Prasetyo menambahkan peserta pawai budaya nusantara semua unsur masyarakat, lembaga desa, BPD, LPKMD, Pak RT, juga lembaga lain LHD dan LKD ikut pawai diikuti 20 RT yang rata-rata 80 sampai 100 orang peserta.
“Harapan pawai budaya nusantara satu untuk melestarikan budaya lokal, dua memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia ( HUT RI) ke-79, lembaga pendidikan yang ikut SMK Muhammadiyah 3 Dolopo dan SMK Kesehatan Aditapa Madiun, semoga tahun ini awal Desa Candimulyo, ini dijadikan efen tahunan,” tuturnya

Peserta pawai tampil memukau dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, tak ketinggalan pula pakaian pahlawan dan pakaian profesional yang menjadi bagian dari budaya dan sejarah Indonesia. Atribut merah putih juga sangat mendominasi dalam pawai ini, dengan ribuan bendera merah putih yang dikibarkan oleh peserta dan menghiasi rute pawai.
Setiap peserta dengan bangga membawa bendera merah putih, sebagai simbol yang mengingatkan akan pentingnya kemerdekaan yang diraih oleh Indonesia. Para peserta pawai juga memancarkan semangat nasionalisme dan kebersamaan dalam merayakan hari bersejarah ini.(Sugeng Rudianto)












