Disperindag Gandeng Koramil Tipe B 0804/07 Karangrejo Bagikan Handsanitizer Kepada Pedagang di Pasar Manisrejo

Dipublikasikan pada 29 Juli 2021

MAGETAN | optimistv.co.id – Seiring dengan melonjaknya kasus Civid-19, Pemerintah bekerjasama dengan instansi kewilayahan berupaya untuk membendung laju paparan Covid-19 yang hingga kini tak kunjung usai.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah seperti halnya penyekatan jalan guna membatasi mobilitas masyarakat, pembagian masker secara gratis, pembagian handsanitizer, hingga pemberian Vaksin secara massal.

Kali ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Koramil tipe B 0804/07 Karangrejo secara gratis membagikan handsanitizer kepada pedagang yang berada dipasar Manisrejo Kecamatan Karangrejo Kab Magetan(28/7/2021).

Tak butuh waktu lama, sebanyak 300 paket hand sanitizer ludes saat dibagikan oleh petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di Pasar Manisrejo Pagi ini.

Kepada pedagang dan pembeli, pembagian handsanitizer itu disambut riang dan saling berebut untuk mendapatkannya. “Ini yang kami tunggu-tunggu, di pasar ini belum pernah ada pembagian hand sanitizer kayak begini,” kata Sudarto, pedagang kerupuk di Pasar Manisrejo dengan senyum.

Baca Juga:  Kasal dan Kakor Sabhara Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Pekerja Pelabuhan Tanjung Perak

Dia mengaku senang menerima pemberian hand sanitizer. Selama ini, di pasar tersebut hanya dilakukan penyemprotan desinfektan dan operasi masker. “Setiap hari disemprot desinfektan dan operasi petugas, tapi kalau pembagian Handsanitizer baru hari ini, terimakasih ya,” ucap lelaki paruh baya itu.

Sementara itu, Kabag Administrasi Ibu Kartini, S.Sos Perekonomian mengatakan, yang dilakukan bersama timnya yakni membagikan handsanitizer ke para pedagang, sesuai instruksi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Tujuannya, untuk implementasikan aturan protokol kesehatan antisipasi penyebaran Covid-19 di pasar-pasar rakyat termasuk Pasar Manisrejo ini”.

“Perlu dilihat apakah pedagangnya sudah pakai masker. Yang kedua, apakah pembelinya juga pakai masker, dan yang ketiga, apakah ada di dalam pasar ini terutama di pintu-pintu masuk ini disediakan tempat air mengalir guna cuci tangan,” jelasnya.

Tak kalah penting adalah keberadaan pos kesehatan untuk antisipasi jika ada pedagang atau pembeli yang sakit, untuk memudahkan memberi pertolongan. Serta penyemprotan disinfektan yang dilakukan dua hari sekali.

Baca Juga:  Disporapar Gelar Grand Final Guk & Yuk

Harapannya, dengan melakukan pemberian handsanitizer secara gratis bisa mencegah penularan virus Corona karena memang virus ini diantara penyebarannya ketika social distancingnya kurang dari 1 meter,” jelasnya.

Ia berharap ada perbaikan dan upaya untuk mengatur jam kerja, mengatur jarak antara pedagang dan pembeli dan yang tak kalah penting adalah sudah dibuat pasar tradisional online seperti didaerah lainya.

Danramil tipe B 0804/07 Karangrejo Kapten Arm Agus Hariyono yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan pembagian hand sanitizer kepada masyarakat merupakan langkah pencegahan penyebaran Covid 19 di wilayah Kecamatan Karangrejo. Ia mengatakan tujuan bagi-bagi Handsanitizer ini supaya terjalin hubungan silaturahmi yang erat antara Instansi Pemerintah dengan masyarakat Kecamatan Karangrejo, sehingga terwujud Kemanunggalan TNI-Rakyat serta untuk memberikan pendampingan serta peningkatan moril masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dengan tetap waspada dan melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19″.

Baca Juga:  BKK Desa Sidorejo Untuk Pembangunan Masjid Dan Gasebo

“Karena seperti diketahui bila kita stres, panik, cemas, imunitas kita juga akan turun, sehingga lebih mudah terserang penyakit,” tegasnya.

Selain membagi-bagikan hand sanitizer, pihaknya juga melakukan sosialisasi tata cara pencegahan penyebaran virus Corona kepada masyarakat.

“Sasaran sosialisasi selain masyarakat yang ada dipasar seperti ini juga kepada masyarat yang melintas di jalan raya pada saat gakplin protokol kesehatan. Dan yang terpenting adalah menjaga kesehatan dan kebersihan diri. Untuk melawan virus ini harus dimulai dari diri sendiri, karenanya masyarakat tetap harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan melakukan upaya 5M diantaranya selalu mencuci tangan dengan sabun dan mandi bila habis keluar rumah,” pungkasnya.

Reporter : Ipung A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *