Jemput Bola, Agus-Nazar Berbuah Manis, Tebo Borong 20 dari 22 Titik Irigasi Pusat Senilai Rp34 Miliar

Dipublikasikan pada 13 Oktober 2026

TEBO, mediabrantas.id – Kerja keras dan strategi jemput bola yang dilakukan Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, SE., MM., bersama Wakil Bupati Nazar Efendi, SE.,M.Si., kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tidak main-main, untuk tahun anggaran 2026, Kabupaten Tebo berhasil memborong 20 dari total 22 titik bantuan irigasi tahap I yang dialokasikan pemerintah pusat untuk Provinsi Jambi. Nilai anggarannya pun fantastis, mencapai sekitar Rp34 miliar.

Kabupaten Tebo

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Agus-Nazar dalam membangun Tebo. Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding tahun 2025 lalu, dimana Tebo memperoleh 16 titik bantuan irigasi dari APBN.

Bahkan, perjuangan belum berhenti. Saat ini Pemkab Tebo tengah menggenjot perjuangan usulan tahap II sebanyak 60 titik irigasi lagi ke pemerintah pusat.

Keberhasilan ini bukan datang tiba-tiba. Di tengah keterbatasan fiskal APBD, Agus-Nazar memilih tidak berpangku tangan. Keduanya intens membangun komunikasi, koordinasi, dan lobi langsung ke kementerian terkait di Jakarta. Hasilnya, Tebo menjadi daerah yang paling dipercaya untuk mengelola bantuan irigasi di Provinsi Jambi.

Baca Juga:  Bupati Mojokerto Buka RAT 2022 KUD Tani Jaya Kemlagi

Kabupaten Tebo

Komitmen tersebut sejalan dengan fokus utama pembangunan Tebo, yakni sektor pertanian. Bagi Agus-Nazar, irigasi adalah urat nadi pertanian. Tanpa pengairan yang baik, mustahil mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Untuk diketahui, pada 2025 lalu 16 titik irigasi Tebo berasal dari tiga program strategis pusat. Yakni 5 lokasi melalui program SIPURI dengan 8 item pekerjaan, 4 titik melalui program Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Balai Wilayah Sungai (BWS), dan 7 titik melalui program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).

Kabupaten Tebo

Sementara pada 2026 ini, dominasi Tebo semakin kuat. Dari 22 titik se-Provinsi Jambi, Tebo menguasai 20 titik atau sekitar 91 persen, sedangkan 2 titik sisanya berada di Kabupaten Bungo.

Kini, dengan usulan tambahan 60 titik pada tahap II, Pemkab Tebo berharap semakin banyak lahan-lahan produktif masyarakat yang teraliri. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jaringan irigasi hingga ke pelosok, mengoptimalkan potensi lahan di Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung, dan pada akhirnya mendongkrak produktivitas panen petani.

Baca Juga:  30 KPM Terima BLT-DD Tahap II dari Pemdes Balerejo

Kabupaten Tebo

Bagi pasangan Agus-Nazar, perjuangan menjemput program pusat adalah harga mati. Demi Tebo yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera, setiap peluang pembangunan akan terus diperjuangkan tanpa henti. (Armayati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *