BANGKALAN, mediabrantas.id – Kerusakan parah yang menahun pada jalan poros kabupaten di sejumlah wilayah di Bangkalan akhirnya memicu aksi nyata dari pemerintah desa. Tanpa menunggu kepastian perbaikan dari dinas terkait, dua kepala desa bersama warganya memilih bergerak cepat melakukan perbaikan secara swadaya.
Ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup serius itu membentang dari Bungkak hingga pertigaan menuju Desa Sen Asen, melewati Konang, Sambiyan, Durjan, Tlokoh, Kokop, hingga Tanjung Bumi. Kondisinya yang berlubang dan sulit dilalui kerap dikeluhkan masyarakat karena menghambat aktivitas harian.

Melihat situasi tersebut, Kepala Desa Sen Asen, Imam, bersama Kepala Desa Sambiyan, Musingrat, berinisiatif menggalang gotong royong warga untuk memperbaiki jalan seadanya. Dengan peralatan dan material terbatas, mereka mulai menambal titik-titik kerusakan agar tetap bisa dilalui kendaraan.
“Sudah terlalu lama jalan ini dibiarkan rusak. Kami tidak bisa hanya menunggu. Setidaknya dengan upaya ini, masyarakat bisa lebih aman saat melintas,” ujar Imam.
Menurutnya, kondisi jalan yang tak kunjung tersentuh perbaikan selama belasan tahun menjadi alasan utama pihak desa mengambil langkah mandiri. Meski bersifat sementara, perbaikan ini diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan dan memperlancar mobilitas warga.
Hal senada disampaikan Musingrat. Ia menegaskan bahwa jalan tersebut memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari distribusi hasil pertanian hingga akses ke sekolah dan layanan kesehatan.
“Ini bukan sekadar jalan biasa, tapi urat nadi perekonomian warga. Karena itu, kami berinisiatif bersama masyarakat untuk bergerak, walau dengan keterbatasan,” jelasnya.

Perbaikan dilakukan dengan memanfaatkan iuran masyarakat serta material sederhana. Namun warga berharap langkah ini tidak menjadi solusi jangka panjang, melainkan pemicu perhatian serius dari pemerintah daerah.
Masyarakat pun mendesak agar pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen dan menyeluruh. Pasalnya, tanpa penanganan yang tepat, kerusakan jalan dikhawatirkan akan kembali terjadi dan semakin parah.
Hingga saat ini, harapan warga masih sama: jalan poros kabupaten tersebut dapat segera diperbaiki secara maksimal demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat Bangkalan. (Hadi)






