Pemkab Tulungagung Gelar RAKOR Pengembangan Kunjungan Investor

Dipublikasikan pada 15 November 2021

TULUNGAGUNG | optimistv.co.id – Senin, (8/11/2021) Pemerintah Kabupaten Tulungagung melaksanakan Rapat Koordinasi Pengembangan Kabupaten Tulungagung sebagai tindak lanjut atas kunjungan investor, yang bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso mulai pukul 11.00 WIB.

Rapat dipimpin oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM didampingi Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, SE, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si, serta diikuti oleh beberapa Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Tulungagung.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dalam sambutannya menjelaskan, maksud dari rapat koordinasi ini adalah memberikan informasi kepada instansi terkait tindak lanjut kunjungan investor yang mengembangkan dan berinvestasi di Kabupaten Tulungagung.

Rapat dihadiri oleh Segenap Pemkab Tulungagung

Sedangkan tujuannya adalah menyamakan persepsi terhadap rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh para investor di Kabupaten Tulungagung tersebut.

Baca Juga:  Mas Dhito Tantang Pembuat Program 3 - 5 Juta untuk RT & Dusun 300 - 500 Juta Per Tahun

Rombongan investor sebanyak 8 orang yang dipimpin oleh Daniel Basuki Staf Ahli Kepresidenan, Lippo Group, Agung Podomoro Grup, Jatim Park Group, telah melihat beberapa titik lokasi di wilayah Kabupaten Tulungagung, diantaranya : (1) Lapangan Pasar Pahing, (2) Lahan Milik Pemkab Tanah Eks. Bengkok di Barat Gor Lembu Peteng, (3) Pantai Pacar dan sekitarnya, (4) Pantai Gemah, (5) JLS di Desa Pucanglaban dan Desa Keboireng, (6) Sepanjang Pinka Ngrowo, (7) Pesanggrahan Argo Wilis Sendang, ( Candi Dadi Situs Dunia yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Pantai Pacar, Salah Satu Wisata Terkenal Kabupaten Tulungagung

Berdasarkan hasil komunikasi awal, terdapat usulan bahwa di Kabupaten Tulungagung diperlukan sebuah bangunan monumen yang menjadi Ikon Kabupaten Tulungagung. Usulan tersebut harus menunjukkan kondisi atau ciri Kabupaten Tulungagung, yaitu yang mengandung : (1) Wajakensis, (2) Reog Kendang, (3) Marmer Tulungagung, (4) Patung Gayatri.

Baca Juga:  KPK Terus Buru Pelaku Suap TA 2014 - 2018 di Tulungagung

Adapun lokasi yang diminati untuk membangun ikon tersebut adalah, Pasar Pahing Tulungagung seluas ± 1,6 HA, dan Tanah Eks. Bengkok Kelurahan Tertek dan Kutoanyar yang berlokasi di barat Gor Lembu Peteng seluas ± 15 HA. Kedua lokasi ini nantinya diminati untuk dibangun : (1) Monumen Ikon Tulungagung, (2) Pusat Perbelanjaan, (3) Pusat Kuliner, (4) Pusat Informasi, (5) Museum, (6) Hotel dan sarana pendukungnya.

Potensi lain yang ingin dikembangkan, yaitu : (1) Membangun tempat wisata buatan/Taman Safari di Kecamatan Besuki, (2) Melakukan pengembangan di Pesanggrahan Argo Wilis Sendang, (3) Melakukan kerjasama untuk mengekspor potensi UMKM di Kabupaten Tulungagung.

Dari potensi-potensi yang direncanakan, tentunya ada proses-proses yang harus dilalui, seperti halnya proses penggunaan tanah Pemkab, apakah sudah sesuai tata ruang, proses sisi perijinan, proses dari sisi lalu lintas, dan juga proses dari sisi sosial ekonomi.

Baca Juga:  Partai Nasdem Usulkan Nama Bakal Calon Wakil Bupati Pergantian Antar Waktu

Reporter : Budi. S 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *