MOJOKERTO, mediabrantas.id – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Mojokerto di tahun 2025 sebesar Rp.854 miliar telah tercapai dengan target khusus pada sektor pajak daerah, per- tanggal 22 Desember lalu telah mencapai target.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto Hj. Nurul Istiqomah, SE.MM mengungkapkan, tren PAD Kabupaten Mojokerto pada tahun 2025 ini terus mengalami pertumbuhan.
Sebab, sebelumnya, Realisasi Pajak daerah setiap triwulanya selalu saja melampaui target dari perencanaan. ’’Termasuk realisasi pada tahun 2025 ini telah melebihi dari target.
Dan, Pencapaian ini kata Kepala Bapenda Nurul Istiqomah menjadi bukti komitmen Pemkab Mojokerto melakukan optimalisasi pendapatan. Baik yang bersumber dari retribusi maupun pajak daerah. Khusus sektor pajak yang dikelola Bapenda trennya perolehannya telah melampaui target 100 pesen lebih sebelum Perayaan Natal dan tahun Baru (Nataru).
Dan, target penerimaan pajak Bapenda Kabupaten Mojokerto seringkali terpenuhi dan bahkan terlampaui target ini berkat inovasi seperti layanan jemput bola (mobil PBB keliling), pembayaran elektronik, integrasi data, dan aplikasi digital seperti GIS-El 2.0, menunjukkan tren positif dalam optimalisasi PAD dan menuju kemandirian fiskal, sehingga tren Realisasi pajak terus meningkat.
’’Terpenuhinya target PAD tahun 2025 ini tentu menjadi semangat kami untuk terus melakukan optimalisasi pendapatan pajak daerah,” ucap Kaban Bapenda Nurul Istiqomah.
Menurut Kaban Bapenda, Nurul, bahwa tercapainya target PAD ini menjadi bukti nyata jika setiap program dan inovasi yang dilakukan oleh Bapenda mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk membayar pajak. Termasuk menjadi bukti jika kemudahan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat selama ini berhasil dimanfaatkan dengan maksimal oleh wajib pajak.
Dijelaskan oleh Kaban Bapenda Nurul, walaupun realisasi Pajak daerah telah mencapai target, Namun untuk memaksimalkan waktu yang masih tersisa, Bapenda Kabupaten Mojokerto masih terus mengejar Wajib Pajak ke desa-desa dengan cara jemput bola Termasuk pihaknya juga mendatangi lokasi galian C.
“Walau pun target pencapaian PAD sudah tercapai 100 pesen, tapi kami masih tetap melakukan penagihan bagi para Wajib Pajak dengan cara menjemput bola sekaligus mendekatkan pelayanan ke desa-desa secara bergilir. dan pada Rabu, 24 Desember para petugas dari Bapenda telah melakukan jemput bola atau mampir ke Desa Sooko dan Desa Kemlagi, termasuk juga pihaknya mendatangi lokasi galian C di wilayah Jatirejo untuk memungut pajak dan cara seperti ini telah mampu meningkatkan pencapaian kepatuhan bagi para Wajib Pajak,” lanjut Kaban Bapenda Nurul Istiqomah. (Ririn Fadillah)






