Dipublikasikan pada 25 September 2026
TEBO, mediabrantas.id – Prestasi Kabupaten Tebo sebagai Juara 1 Pengendalian Inflasi Tingkat Kabupaten se-Indonesia tidak hanya berhenti di atas panggung penghargaan. Bonus insentif Rp3 Miliar yang diterima, kini nyata berbuah jalan untuk rakyat dan disambut suka cita oleh warga.
Di bawah kepemimpinan Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE, MM bersama Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, SE, M.Si., Pemkab Tebo mengambil kebijakan yang pro rakyat. Sebesar Rp2,7 Miliar dari bonus tersebut dialokasikan untuk peningkatan Jalan Benteng Kurung, Kecamatan VII Koto Ilir. Sisanya sekitar Rp300 Juta digunakan untuk mendukung program pengendalian inflasi lanjutan, seperti operasi pasar murah.
Kebijakan Berani di Tengah Efisiensi
Langkah ini dinilai berani dan patut diapresiasi. Di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran nasional, Pemkab Tebo memilih untuk tidak menghamburkan bonus untuk belanja rutin dan perjalanan dinas, melainkan mengembalikannya untuk infrastruktur dasar yang dirasakan langsung masyarakat.
Bupati Tebo Agus Rubiyanto menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk berhenti membangun.
Penghargaan adalah amanah. Bonus yang kami terima ini adalah uang rakyat, maka harus kembali kepada rakyat. Kami ingin masyarakat di Benteng Kurung merasakan langsung manfaat dari keberhasilan kita mengendalikan inflasi,” tegas Bupati Agus Rubiyanto.

Warga Sambut Gembira, Jalan Mulus Ekonomi Lancar
Kebijakan tersebut langsung disambut gembira oleh masyarakat Benteng Kurung. Jalan tersebut selama ini menjadi keluhan utama warga karena rusak dan menyulitkan aktivitas.
Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati Agus dan Pak Wabup Nazar. Akhirnya jalan kami diperhatikan. Kalau jalan mulus, kami bawa sawit dan karet tidak susah lagi, biaya ojek angkut juga jadi murah. Ini bukti bonus juara itu memang untuk rakyat,” ujar Sarnubi (52), seorang petani sawit warga Benteng Kurung.

Hal senada diungkapkan oleh ibu rumah tangga lainnya
Senang sekali Bu. Kalau jalan bagus, anak-anak berangkat sekolah tidak becek-becek lagi, mau ke Puskesmas juga cepat. Semoga pembangunan jalan seperti ini terus dilanjutkan ke dusun-dusun lain,” kata Yuliana (38), warga VII Koto Ilir.
Bagi warga, jalan bukan hanya sekadar aspal, tetapi adalah urat nadi kehidupan. Jalan yang baik akan mempercepat roda perekonomian, meningkatkan harga hasil panen, dan mempermudah akses pendidikan serta kesehatan.
Dari Penghargaan Menjadi Pembangunan
Untuk diketahui, penghargaan bergengsi tersebut diraih pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang digelar Jumat, 25 April 2026 di Hotel Wyndham Palembang. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian kepada Bupati Tebo.
Dengan kebijakan ini, Pemkab Tebo membuktikan bahwa prestasi administratif harus berujung pada kesejahteraan. Dari sebuah penghargaan, lahir sebuah kebijakan pro rakyat. Dari bonus, dibangun jalan harapan. (Armayati)












