Truk Fuso Mulai Datang, 14 KDKMP di Trenggalek Siap Geliatkan Ekonomi

TRENGGALEK, mediabrantas.id – Ada pemandangan berbeda di Kabupaten Trenggalek, Selasa (7/4/2026). Sebanyak 14 unit truk Mitsubishi Fuso terparkir rapi. Bukan untuk pameran, melainkan bantuan dari pemerintah pusat untuk Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Bantuan ini langsung menyasar desa-desa yang terlebih dulu tuntas membangun koperasi mereka hingga 100 persen. Satu pesan tegas dari pemerintah: selesaikan tepat waktu, maka sarana akan segera menyusul.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara, menyebut momen ini sebagai bentuk keadilan dan penyemangat.

“Yang sudah bekerja keras, kami pastikan mendapat dukungan lebih dulu. Terima kasih kepada PT Agrinas dan Dandim Trenggalek yang telah menjadi jembatan,” ujarnya di sela-sela penyerahan.

 

Bukan Hanya Truk, Roda Tiga Juga Disiapkan

Yang menarik, truk Fuso ini hanyalah bagian awal. Pemerintah pusat berencana menambah mobil pick up (14 unit) dan kendaraan roda tiga untuk koperasi-koperasi tersebut. Rencananya, kendaraan tambahan itu akan menyusul di tahap berikutnya.

Baca Juga:  Wali Kota Kediri Minta Kuota Vaksin Dinaikkan Agar Percepatan Vaksinasi Berjalan Lancar

Seluruh armada ini nantinya difungsikan untuk mengangkut hasil pertanian, mendistribusikan sembako, hingga menyokong logistik program makan bergizi gratis. “Intinya untuk menggerakkan roda ekonomi desa,” tegas Natanegara.

 

Masih Disimpan Dulu, Diresmikan Agustus Nanti

Meski truk sudah ada di tangan, warga desa belum boleh langsung menggunakannya. Pasalnya, seluruh KDKMP di Trenggalek akan diresmikan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026. Setelah peresmian itulah, kendaraan operasional resmi melaju.

Pemerintah daerah sendiri menargetkan pembangunan semua KDKMP di Trenggalek rampung total pada Agustus 2026.

“Target kita, Agustus harus selesai semua. Sekitar 10 koperasi desa lainnya menyusul segera,” tambahnya.

Berikut desa-desa yang telah menerima truk Fuso untuk Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Desa Sumberingin Kecamatan Karangan, Desa Tegaren dan Desa Ngepeh Kecamatan Tugu, Desa Wonokerto Kecamatan Suruh.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran Jadi Opsi Pasca PAD Trenggalek 2024 Tak Capai Target

Sedangkan di Kecamatan Gandusari, yaitu Desa Sukorejo, Desa Widoro, dan Desa Krandegan. Untuk Kecamatan Durenan, yakni Desa Pandean, Desa Durenan, Desa Baruharjo, Desa Karanganom. Kecamatan Panggul, adalah Desa Wonocoyo, Desa Terbis, dan Desa Depok.

Selain itu, juga ada satu desa tambahan susulan yang tercatat, yakni Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan

Dengan langkah ini, denyut ekonomi desa di Trenggalek diharapkan kian terasa. Koperasi tak lagi sekadar nama, tapi benar-benar menjadi urat nadi pergerakan hasil bumi dan logistik warga. (Hari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *