MUI Provinsi Jambi Gelar Monev di Tebo, Pemkab Dukung Penguatan Program Umat

Dipublikasikan pada 25 Juli 2026

TEBO, mediabrantas.id – Pemerintah Kabupaten Tebo menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Tebo, Sabtu (18/7/2026).

MUI

Bupati Tebo, Agus Rubianto yang diwakili Sekretaris Daerah, Dr. Sandi, SH., MH., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Bupati menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami berharap kegiatan monitoring dan evaluasi ini dapat terlaksana dengan baik. Pelaksanaan program monitoring harus diperkuat agar tercipta masyarakat Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghofur, khususnya di Kabupaten Tebo,” ujar Dr. Sandi membacakan sambutan Bupati Agus Rubianto.

MUI

Lebih lanjut, Bupati berpesan agar program kerja MUI ke depan lebih fokus pada 3 hal utama:

1. Peningkatan Kualitas Umat

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim H. Hidayat Gelar Reses Tahap I 2025, Minta Rakyat & Mahasiswa Dukung Program Pemerintah

Adanya kegiatan pembinaan akhlak generasi muda di tengah arus disrupsi informasi dan digitalisasi.

2. Penguatan Ekonomi Syariah

Memanfaatkan potensi produk halal dan pemberdayaan ekonomi umat.

3. Kerukunan Umat Beragama

Menjaga keharmonisan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Tebo.

“Semoga kegiatan monitoring ini memberikan bimbingan, kekuatan dan petunjuk bagi kita semua dalam menjalankan amanah untuk melayani umat dan membangun bangsa,” pesan Bupati.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan MUI Provinsi Jambi, Dr. KH. M. Umar, http://M.HI., menekankan pentingnya peran MUI dalam pengawasan. Ia meminta pengurus MUI aktif mengawasi setiap kegiatan program halal, termasuk mengawasi pedagang hewan di pasar agar proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam.

MUI

Senada, Ketua Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Tebo, H. Ripai, juga mengingatkan bahaya ajaran Islam yang menyimpang dari syariat. Ia menghimbau seluruh pengurus MUI tingkat kecamatan untuk bersinergi mengawasi setiap kegiatan di wilayahnya.

Baca Juga:  Wabup Tebo Lepas Calon Peserta Seleksi Paskibraka Tahun 2026 Tingkat Provinsi dan Pusat

“Penting juga memastikan proses penyembelihan hewan ternak yang dipasarkan harus sesuai dengan syariat Islam,” tegas H. Ripai.

H. Ripai berharap sinergi antara MUI dan Pemerintah Daerah dapat memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat, agar tercapai masyarakat yang baldatun thayyibatun warabbun ghofur. (Armayati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *