Imbas Dari Dibangunnya Waduk Long Storage Kalimati Sebabkan Halaman SD Negeri Kwatu Terendam Air

Dipublikasikan pada 16 Januari 2025

MOJOKERTO, mediabrantas.id – Sudah hampir satu bulan ini kondisi halaman Sekolah Dasar Negeri ( SDN ) Kwatu Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto terendam air atau mengalami banjir akibat curah hujan yang turun tiap hari.

Dari pantauan media ini ternyata yang terdampak air hujan atau mengalami banjir bukan hanya SDN Kwatu saja, melainkan TK. Polindes, Rumah Dinas Perawat, dan kondisi seperti ini juga sudah berjalan hampir satu bulan,

Bahkan sampai saat ini kondisi air tidak surut surut juga, hal ini tentunya sangat menganggu aktivitas belajar para siswa dan murid TK dan SD Negeri Kwatu.

Sementara itu Kepala Desa Kwatu, H. Chosim, SH, yang ditemui di Kantor Balai Desa Kwatu membenarkan bahwa sudah satu bulan ini kondisi halaman Sekolah Dasar Negeri Kwatu Terendam Air layak nya Sebuah kolam.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Kota Mojokerto Triwulan I 2026 Tembus 6,05 Persen, Lampaui Nasional dan Jawa Timur

Menurut Lurah Kwatu Abah Chosim, Terjadinnya banjir di halaman SDN Kwatu itu karena lokasi SDN Kwatu merupakan dataran paling rendah. ” Kalau terjadi hujan dulu air larinya ke belakang atau ke sawah, tapi sekarang area belakang tertutup oleh keberadaan Waduk Long Storage Kalimati yang dibangun tidak memperhitungkan kondisi lingkungan sehingga sekitarnya, dan Sekolah SD Negeri Kwatu dan rumah warga lainnya kena dampaknya, ” keluh Lurah Kwatu Abah Chosim, Kamis ( 16 / 01 / 2025 ).

Kondisi Halaman SD Negeri Kwatu yang terendam Air selama satu bulan ini Imbas dari Dibangunnya Waduk Long Storage Kalimati
Kondisi Halaman SD Negeri Kwatu yang terendam Air selama satu bulan ini Imbas dari Dibangunnya Waduk Long Storage Kalimati

Saat ini satu – satunya jalan menuju ke arah SD Negeri Kwatu haruslah dibangun Akses jalan menuju ke SD Negeri Kwatu bangunan dua meter setengah.

Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, kasihan anak anak SD Negeri Kwatu yang terganggu menuju ke sekolah nya yang terendam air.

Banjir yang terjadi di SD Negeri Kwatu ini kata Lurah Abah Chosim merupakan dilema, sebab arah depan atau selatan sungainya tinggi, sedangkan dibelakang atau arah Utara tertutup oleh keberadaan Waduk Long Storage Kalimati yang menjadi penyebab utama terjadinya banjir di halaman depan SD Negeri Kwatu saat ini.

Baca Juga:  Intip Tips Pilih Kue Lebaran Bagus dari Panglima Nurhadi

Selama ini kata Lurah Chosim, pihak Desa sudah berupaya melakukan penyedotan air dengan mengunakan mesin diesel, akan tetapi karena hujan turun lagi akhirnya kembali SD Negeri terendam air kembali. ” Sudah disedot dengan mengunakan diesel, Sudah surut Airnya, tapi tiba – tiba pada sore hujan lagi dan banjir kembali melanda di halaman sekolah SD Negeri Kwatu , Sedangkan dibuatkan resepan air, dibawah ini sudah air, Bekas sungai Brantas, jadi serba sulit ” lanjut Abah lurah Chosim.

Sementara itu Kepala Sekolah SD Negeri Kwatu ibu Sisniawati, S. P.d menjelaskan bahwa Pihak sekolah sudah ngirim surat ke Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto dan sudah mendapatkan bantuan dari Dinas Pendidikan dan rencana mau bangun akses jalan menunggu air surut.

Dilain pihak akibat halaman Sekolah Dasar Negeri Kwatu Terendam Air selama satu bulan ini, pohon mangga di halaman sekolah tumbang dan daun daun Pohon mangga berserakan dan menimbulkan bau busuk dan banyak nyamuk dan ini mengangu pernapasan pada siswa yang saat belajar dan ini terjadi sejak bulan Desember lalu
setelah ulangan Siwa . ( Kartono )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *